• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Meski Sudah Dimediasi Kemenpora, PB Djarum Belum Putuskan untuk Melanjutkan Audisi di 2020

12 September
17:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Meski sudah dilakukan mediasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan mencapai empat kesepakatan antara PB Djarum dengan KPAI, namun hal itu belum bisa memastikan klub bulu tangkis asal Kudus, Jawa Timur itu bakal kembali melanjutkan porgram audisi beasiswa bulu tangkis pada tahun 2020, mendatang. 

Seperti diberitakan sebelumnya, langkah Kemenpora melakukan mediasi terhadap PB Djarum dengan KPAI nampaknya menemui titik terang. Sebab, mediasi yang dilangsungkan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/9/2019) telah mencapai empat kesepakatan antara PB Djarum dan KPAI yang sebelumnya sempat berpolemik. Kesepakatan itu juga langsung ditandatangani oleh Ketua KPAI Susanto, Sekjen PBSI Achmad Budiharto, Pengurus PB Djarum, Lius Pongoh, dan Menpora Imam Nahrawi.

Akan tetapi, kesepakatan itu belum memungkinkan untuk Djarum menarik keinginannya yang bakal menghentikan Audisi Beasiswa Bulu Tangkis pada tahun 2020, mendatang. Seperti tertuang di poin nomor empat kesepakatan PB Djarum-KPAI, PB Djarum diberi kesempatan untuk melakukan konsolidasi internal guna melanjutkamn audisi di tahun 2020. 

"Seperti yang di umumkan Pak Menpora Imam Nahrawi (pengumuman empat poin kesepakatan), kita akan lakukan konsolidasi internal terlebih dahulu terkait audisi tahun 2020," ungkap perwakilan pengurus PB Djarum, Lius Pongoh di Media Center Kemenpora,  Rabu (12/9/2019). 

Lius menambahkan, yang saat ini pihaknya ingin lakukan adalah fokus terlebih dahulu untuk menyelesaikan Audisi Umum Beasiswa PB Djarum 2019 yang masih menyisakan di tiga kota.

"Untuk tahun 2019 kita akan tetap berjalan untuk audisi karena sesuai agenda masih ada 3 kota yakni Solo, Surabaya dan Kudus. Jadi satu-satu dulu kita beresin, karena kita juga mau Olimpiade. Atlet tenang, semuanya beres, dan biar bangsa dan negaa ini juga tenang," tuntas Lius.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00