• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Dimediasi Menpora, PB Djarum dan KPAI Capai 4 Kesepakatan

12 September
17:22 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan mediasi terhadap PB Djarum dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) nampaknya menemui titik terang. Sebab, mediasi yang dilangsungkan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/9/2019) telah mencapai empat kesepakatan antara PB Djarum dan KPAI yang sebelumnya sempat berpolemik. 

Kesepakatan itu ditandatangani oleh Ketua KPAI Susanto, Sekjen Pengurus Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Achmad Budiharto, Pengurus PB Djarum, Lius Pongoh, dan Menpora Imam Nahrawi.

"KPAI, PB Djarum dan PBSI bersama Kemenpora untuk membahas hal yang sangat penting bagi masa depan olahraga Tanah Air khususnya bulu tangkis. Dan beberapa hal juga telah disepakati bersama, semoga ini menjadi catatan penting dan tentu harapan kita semua," ungkap Menpora Imam Nahrawi dalam jumpa wartawan di Media Center Kemenpora usai rapat koordinasi tersebut. 

Salah satu poin terhadap empag kesepakatan itu adalah KPAI bakal surat mereka yang berisi tentang penghentian audisi bulutangkis yang dibuat oleh PB Djarum. Namun, dengan catatan untuk PB Djarum agar mengganti nama audisi mereka. Semula namanya adalah Audisi Umum Beasiswa PB Djarum 2019, diubah menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis.  

"Empat poin itu yang kami sepakati, dengan demikan selesailah polemik tentang, audisi umum beasiswa bulu tangkis, dan semoga tahun 2020 bisa terus berjalan.  Saya kira itu kesepakatan yang bersama-sama kami ambil tadi, semoga ini mengakhiri polemik, kekhawatiran mungkin juga kecemasan atlet-atlet muda orang tua, tentu masyarakat secara keseluruhan tentang masa depan bulu tangkis Indonesia," tuntas Imam.  

Berikut empat kesepakatan PB Djarum dan KPAI: 

1. Para pihak yang beberapa waktu terakhir ini berpolemik tentang masalah audisi bulu tangkis Djarum telah mengadakan pertemuan yang dipimpin oleh Menpora dengan tujuan mencari solusi agar audisi bulu tangkis tetap berkesinambungan dengan sejumlah catatan penting dan harus sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Alasan utama adanya kesinambungan audisi bulu tangkis ini adalah dengan mempertimbangkan adanya ketersediaan atlet bulu tangkis usia muda secara selektif dan berjenjang dalam berkontribusi bagi proses pembibitan atlet bulu tangkis nasional karena cabor bulu tangkis masih menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang utama perolehan medali di sejumlah event olahraga internasional.

3. Atas dasar poin nomor satu dan dua di atas, disepakati hal sebagai berikut:

a. Djarum Foundation: PB Djarum sepakat untuk mengubah nama yang semula audisi umum beasiswa PB Djarum 2019 menjadi audisi umum beasiswa bulu tangkis tanpa menggunakan logo, merek, dan brand image Djarum.
b. KPAI sepakat untuk mencabut surat KPAI tanggal 29 Juli 2019 tentang permintaan pemberhentiaan audisi Djarum. Baca juga: Audisi Djarum dan Sulitnya Marlboro Muncul di Bodi Ferarri-Ducati

4. Kemenpora, KPAI, PBSI, sepakat memberikan kesempatan kepada PB Djarum untuk konsolidasi secara internal guna melanjutkan audisi di tahun 2020 dan seterusnya dengan mengacu pada kesepakatan yang telah diambil pada pertemuan hari ini tanggal 12 September 2019 bertempat di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dipimpin oleh Menpora.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00