• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

JIP: Edukasi Soal HIV/AIDS Masih Minim

12 September
16:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Stigma negatif yang melekat pada penderita HIV/AIDS di tengah masyarakat masih melekat. Akibatnya, penderita HIV/AIDS dijauhi, kesadaran memeriksakan diri juga masih minim. Untuk itu, edukasi pada masyarakat mengenai seluk beluk penyakit HIV/AIDS perlu terus dilakukan. Edukasi yang dinilai masih minim menjadi penyebab jumlah penderita terus meningkat. 

Focal Point Jaringan Indonesia Positif (JIP) wilayah Kota Malang, Rica Wanda mengatakan penyakit HIV mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun 1985an sampai sekarang. Namun stigma dan diskriminasi terhadap penderitanya masih muncul.

"Harapan kami ketika ada orang yang terjangkit HIV, jangan langsung dijauhi karena kekhawatiran tertular. Karena HIV tidak semudah itu menular," kata Rica, Kamis (12/9/2019).

Saat ini, sambungnya, semua orang harusnya sudah paham apa itu HIV/AIDS, lalu bagaimana penularannya. Sehingga penderita tidak serta Merta dijauhi atau dikucilkan dari lingkungan masyarakat.

"Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lintas sektor harapan kami bergerak di bidang itu untuk berbicara soal HIV. Harapan kami  regenerasi baru ini tidak terputus informasinya. Selama ini program sosialisasi jalan terus,  tetapi jumlah penderitanya terus naik," tuturnya.

Sebagai komunitas yang konsentrasi di pendampingan HIV/AIDS, JIP pun kini lebih banyak menggandeng sejumlah komunitas untuk melakukan diskusi tentang upaya penanganan dan pencegahan penyakit tersebut.

"Kami sering melakukan pertemuan dan diskusi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat. Tak hanya penanganan, namun juga tentang advokasi anggaran pemerintah yang digunakan untuk menangani masalah ini," ujar Rica.

Dengan pemahaman yang baik tentang HIV/AIDS, diharapkan dapat membantu menekan jumlah penyebarannya, sekaligus meningkatkan kesadaran untuk memeriksakan diri pada tenaga kesehatan.

"Berdasarkan temuan kami di lapangan, setiap hari ada satu dari lima orang yang  tidak sadar bahwa ada virus HIV di tubuhnya. Jika telah melakukan aktivitas yang rentan terserang HIV, alangkah lebih baik segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Sebab terserang HIV belum tentu kena AIDS. Hal ini yang juga harus dipahami masyarakat," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00