• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Kekeringan, Tak Urungkan Edukasi Ekologi Lingkungan Sekolah di Bangka

12 September
15:23 2019
28 Votes (4.4)

KBRN, Bakam : Kekeringan di musim kemarau saat ini pada sebagian wilayah di Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak menyurutkan langkah edukasi nilai-nilai ekologi di kalangan pendidik untuk tetap menjaga hijaunya lingkungan sekolah.

Strategi edukasi nilai-nilai ekologi itu, diantaranya dilakukan pengelola sekolah SD Negeri 3 Desa Mangka Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka. Hal itu dilakukan bekerjasama dengan wali murid yang tergabung Komite Sekolah.

Kepala SD Negeri 3 Bakam Sopiyatun kepada RRI Kamis (12/9/2019) mengatakan meski saat ini musim kemarau perawatan tanaman, baik itu di lahan lingkungan sekolah maupun yang tertanam di medium tetap dirawatnya, penyiraman dilakukan rutin setiap hari meski dalam keterbatasan air bersumber PAM dan air Bor.

Sopiyatun mengatakan, selain perawatan pada tanaman, edukasi terkait ekologi dan penghijauan lahan terus dilakukan kepada anak didiknya bahkan disambut para wali muridnya dalam kurun waktu tertentu. Gotong royong dalam mendukung penghijauan pun menjadi kegiatan yang teragendakan.

"Untuk terkesan rapih dan bersih, kami juga akan melakukan pengecetan pagar sekolah. Para wali murid siap membantu kami untuk pengecetan. Kami siap lakukan secara swadaya," kata Sopiyatun saat dikunjungi Tim Evaluator Adiwiyata Bangka, Kamis (12/9/2019)

Hal senada diakui pelaksana teknis keasrian lingkungan sekolah, Alwi. Menurutnya, peran partisipatif masyarakat khususnya wali murid dalam penghijauan diapresiasi dan dibantu secara sukarela dengan masing-masing membawa bibit tanaman.

"Ruang terbuka hijau ini, kami rawat. Disini kami jaga tanamannya. Ya kalau ada yang kering-kering, ya itu kendala di musim kemarau ini. Tapi tanaman ini kan masih ada yang hidup," ujar Alwi seraya menunjuk spesias tanaman-tanam yang tetap tumbuh.

Terkait edukasi ekologi yang disampaikan kepada anak didiknya, jenis dan nama tanaman sengaja dituliskan nama pada setiap pohon yang ada. Hal itu dimaksudkan agar anak-anak usia dini itu bisa menambah pengetahuan mereka.

Berkomentar akan sekolahnya dipersiapkan menjadi sekolah Adiwiyata di Kabupaten Bangka, Alwi mengatakan ada atau tidak adanya Adiwiyata, upaya penghijauan dan kelestarian lingkungan sekolahnya telah dan terus dilakukan. Karena sentuhan edukasi ekologi dan perilaku hidup sehat dan bersih menjadi rutinitas dan bagian silabus pada sitem pendidikan pada para siswanya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00