• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ormas Rumah Jokowi, Berdayakan Masyarakat Melalui Penggemukan Domba dan SPBU Mini

12 September
15:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Boyolali: Organinasi masyarakat  (Ormas) Rumah Jokowi akan menggulirkan program kemitraan untuk pemberdayaan masyarakat. Program tersebut diantaranya program penggemukan domba serta SPBU mini dengan menggandeng BUMDes di Boyolali. 

"Program pemberdayaan masyarakat yang dalam waktu dekat akan diluncurkan. Seperti membentuk kemitraan dengan masyarakat berupa SPBU mini serta penggemukan domba," kata Sekretraris DPC Rumah Jokowi Boyolali, Simon Jaka Triyanta‎ di sela rapat kerja DPC Rumah Jokowi Boyolali di Gedung Marhaen, Boyolali, Kamis (12/9/2019).

Lanjutnya, penggemukan domba, akan menggandeng kelompok masyarakat atau peternak yang belum atau minim tersentuh program pemerintah. Khususnya di bidang peternakan. Realisasinya, akan ada sebanyak 250 kelompok yang akan diberikan bantuan masing-masing 200 ekor domba, terdiri dari 170 ekor jantan dan 300 ekor betina. 

"Bantuan termasuk pemberian pakan, obat dan peralatannya. Kelompok peternak cukup menyediakan kandang dan tenaga saja. Kami sudah bekerja dengan pabrik yang akan mengambil domba yang sudah digemukkan dalam 40 hari masa penggemukan," katanya. 

Untuk memaksimalkan program perdana tersebut, pihaknya menggandeng berbagai dinas hingga kementerian terkait. Ajang sosialisasi juga dilakukan agar program bisa berjalan efektif. 

"Sasarannya adalah kelompok masyarakat yang benar-benar benar membutuhkan‎. Tak hanya peternak saja, tapi elemen masyarakat lain yang membutuhkan peningkatan kesejahteraan," imbuhnya.

Meski Ormas Rumah Jokowi awalnya bergerak di bidang politik sebagai relawan Jokowi, namun dalam program ini ia menampik sebagai gerakan politik. Pihaknya menerima siapa saja untuk bergabung dalam program ini.

"Ini adalah gerakan untuk pemberdayaan masyarakat di luar birokrasi pemerintahan, sekaligus mengawal program-program pemerintahan dalam pemberdayaan masyarakat," Sukisno.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00