• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Pakai Celana Sobek, Driver Ojol Dilarang Masuk TMP Kalibata

12 September
14:13 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Bukan hanya elit politik dan tokoh masyarakat, puluhan pengemudi ojek online (ojol) juga turut merasa berduka dan ingin menghantarkan jenazah mantan Presiden RI Ke-3 Prof BJ Habibie ke liang lahat di Taman Makam Pahlwan, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/09/2019).

Datang pada pukul 12:00 WIB, rombongan pengemudi ojol ini dengan polosnya hendak masuk dari pintu utama TMP Kalibata. Namun oleh petugas Paspampres, mereka diminta untuk mengikuti prosesur scanning keamanan yaitu membuka jaket, memasukkan hp ke dalam tas dan di scan.

"Yang pakai kaca mata tolong dilepas, jaket dibuka dan hp dimasukkan ke tas untuk di scan," kata salah satu petugas Paspampres di lokasi.

Secara tertib, pengemudi ojol tersebut mengikuti perintah petugas dan masuk melalui koridor yang telah disiapkan. Tapi beberapa dari mereka tidak bisa masuk karena menggunakan celana sobek dan sendal jepit.

"Yang memakai celana sobek dan sendal jepit dimohon untuk tidak masuk," tambah petugas.

Karena menggunakan celana sobek, Arahman dan pengemudi ojol lainnya pun tidak bisa masuk.

"Ngga boleh masuk, saya pakai celana sobek," ujarnya.

"Saya juga ngga boleh masuk karena pakai sendal jepit," ujar pengemudi ojol lainnya.

Arahman bersama teman-temannya merupakan pengemudi ojol yang sering beroperasi di sekitar TMP Kalibata. Karena menurut Arahman alm BJ Habibie adalah sosok yang cerdas dan sangat terkenal di Indonesia dan bahkan dunia.

"Sebagai pengemudi ojol saya berharap Indonesia tetap damai aja lah," harapnya.

Sebagai Informasi, jenazah mantan Presiden RI ke-3 Prof BJ Habibie, sedianya akan dimakamkan di TMP Kalibata pada pukul 14:00 WIB. Upacara pemakana akan digelar secara militer.

  • Tentang Penulis

    Rido Lingga, S.Kom

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: lin99a@gmail.com

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00