• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Sabet 2 Emas di Pra PON, kontingen Sepatu Roda Kaltim Sudah Penuhi Target

12 September
13:49 2019
3 Votes (5)

KBRN, Samarinda: Kontingen sepatu roda Kaltim membuktikan hasil latihan ke luar negeri selama ini menjadi tak sia-sia. Dalam Pra PON hari kedua yang berlangsung di International Skating Rink Arena, Grand Wisata Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (12/09/2019) sepatu roda Kaltim sudah menyabet sebanyak dua medali emas dan 1 perak.

Medali emas pertama diraih Sukma Intan Sari di nomor 1000 meter putri. Sedangkan emas kedua diraih Anjang Pius di nomor 300 meter putra. Sementara perak diraih rangga putra nomor 200 meter putra.

Pelatih Sepatu Roda Kaltim, Karta Wibawa atau akrab di sapa Tata ini mengatakaan saat dihubungi melalui via telepon, bahwa dirinya sangat bersyukur karena target mereka telah terpenuhi, karena dalam pemaparan kepada KONI Kaltim beberapa waktu lalu, Pengprov Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kaltim menargetkan meraih 2 emas di Pra PON.

Tata mengaku bersyukur karena baru hari kedua Pra PON, atlet-atletnya berhasil meraih 2 medali emas. Padahal Pra PON masih berlangsung hingga Minggu, tanggal 15 September.

“Alhamdulillah, target kami terpenuhi, mudah-mudahan bisa menambah medali emas lagi. Kami mohon doanya,” ungkapnya. 

Lebih lanjut Tata menjelaskan, Pra PON kali ini diikuti sebanyak 21 provinsi, namun hanya 19 provinsi yang dinyatakan lolos ke PON. Penentuannya berdasarkan rangking di klasemen medali. Untuk saat ini, Kaltim di peringkat ketiga di bawah DKI Jakarta di tempat teratas dan Jawa Timur di tempat kedua. Sementara Jawa Barat selaku tuan rumah berada di bawah Kaltim.

“Hasil di Pra PON ini menjadi gambaran persaingan di PON. Memang DKI dan Jatim menjadi pesaing kuat,” jelasnya.

Ditambahkannya, hasil mengikuti sejumlah kejuaraan di luar negeri khususnya ke Eropa dan Tiongkok terbukti di Pra PON kali ini. Hasil dua medali emas itu merupakan buah persiapan yang berlangsung lebih dari setahun.

“Ini puncaknya. Prestasi tidak bisa instan. Persiapan butuh setahun, malah kami lebih dari setahun,” tambahnya Tata.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00