• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Mahfud MD Kenang Habibie Sosok Romantis dan Egaliter

12 September
08:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD datang ke rumah duka yang terletak di kediaman Presiden Ke-3 RI, BJ Habibie yang terletak di Jalan Patra Kuningan Nomor 13, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019) pagi.

Kedatangan Mahfud ke rumah duka sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Habibie sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata siang nanti.

Mahfud mengungkapkan, dirinya terakhir kali bertemu dengan Habibie pada dua pekan setelah berlangsungnya Pemilu 2019 pada April lalu.

“Saya terakhir bertemu ya, dua minggu setelah Pilpres yang agak panas. Saat itu kan, ada pihak yang tidak terima dan satu sudah menang. Saya datang ke sana (menemui Habibie),” ujar pria yang juga menjabat anggota Dewan Pengarah BPIP ini.

Ia mengatakan, dirinya sempat berbincang cukup lama dengan Habibie. Namun, rupanya untuk urusan pilpres, pria kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan itu tak berbicara banyak. 

“Beliau sampaikan kalau soal pilpres sudah ada prosedurnya, hasilnya juga diketahui secara umum dan kalau ada sengketa ada langkahnya jelas. Beliau pendek kalau bicara pilpres, tapi lama bicara visi Indonesia di masa depan,” tuturnya.

Ia ingat, saat itu Habibie menyampaikan bahwa bangsa Indonesia akan meningkat mutunya jika dikelola dengan pendidikan yang bermutu dan berlandaskan religius.

”Jadi banyak bicara soal bagaimana sisi pertambangan, kehutanan, sejak awal jargon-jargon yang dikemukankan itu tentabg nilai tambah bicaranya. Katanya manusia Indonesia, tanpa dibekali nilai tambah sumber daya manusia, maka akan lambat majunya,” jelasnya.

Lebih jauh, jika boleh protes kepada Tuhan, tentunya dirinya ingin memprotes mengapa Habibie dipanggil saat ini. 

“Kata Tuhan ini takdir tuhan ya, kita ikhlaskan. Menurut saya, beliau orang romantis dan penuh kasih dalam hubungan keluarga. Beliau selalu mendapatkan dukungan kuat dari istrinya sebagai kepala negara. Jadi, memang cinta mati. Beliau juga orang yang egaliter dalam pertemanan,” tuturnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00