• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Tiga Fakta yang Tak Diketahui Masyarakat Tentang BJ Habibie

11 September
21:53 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Presiden Ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) wafat tepat pada Rabu, 11 September 2019, pukul 18.05 WIB. Hal ini menyisakan duka sangat mendalam bagi Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Taufan Pawe karena ditinggal ayah intelektual yang mengubah namanya menjadi Taufan Dahsyat tersebut.

Mengenai BJ Habibie sebagai ayah intelektual, Taufan lantas mengisahkan, ia awalnya tidak mengerti. Tapi setelah di beberapa forum BJ Habibie mengutarakan asal mula dan secara tidak langsung menjadi jawaban pengubahan namanya menjadi Taufan Dahsyat, barulah ia menyadari semuanya.

"Rupanya beliau melihat bahwa upaya saya untuk menjadikannya sebagai inspirasi membangun Kota Parepare dengan menghadirkan ikon-ikon kebanggaan, yakni monumen Cinta Sejati Habibie Ainun, Balai Ainun, dan beliau sangat mengapresiasi itu," ungkap Taufan dalam wawancara eksklusif dengan RRI PRO3, Rabu (11/9/2019).

Melalui Taufan, RRI mendapatkan beberapa fakta unik mengenai BJ Habibie yang tak pernah diketahui masyarakat pada umumnya.

BACA JUGA: Taufan Pawe : Terakhir WA 28 Agustus, Lalu 1 September BJ Habibie Dirawat

Pertama, Renang adalah salah satu olahraga yang disukai Habibie, bahkan hingga usianya menginjak 80-80 tahun. Akan tetapi, pada suatu ketika, Habibie menghubungi Taufan dan menyatakan dirinya tak bisa lagi berenang.

"Taufan, saya tidak bisa lagi berenang. Padahal di tengah rumah beliau itu ada kolam renang," kata Taufan menirukan perkataan Habibie kepadanya kala itu.

Ternyata menurut Taufan, ayah intelektualnya tersbeut tak mau berenang lagi akibat lututnya mengalami pembengkakan.  

Kedua, Dalam usia 81 tahun, ternyata BJ Habibie memiliki tulang lutut sekuat pria berusia 40 tahun.

Taufan mengisahkan ketika BJ Habibie menanyakan kepadanya apakah punya kenalan dokter ahli tulang yang bagus. Taufan lantas datang ke Jakarta dan membawa Habibie ke RS Pondok Indah. Namun reaksi dokter spesialis tulang disana cukup mengejutkan, karena mereka tidak merekomendasikan perawatan dengan obat-obatan, karena lutut mantan Menteri Riset dan Teknologi era Presiden Soeharto tersebut memiliki tulang lutut sekuat pria berusia 40 tahun.

BACA JUGA: Luapan Duka Wali Kota Parepare dalam Kenangan Terindah Dibalik Monumen Cinta Habibie Ainun

Ketiga, BJ Habibie sangat mencintai Almarhumah sang isteri, yakni Hasri Ainun Besari atau dikenal luas dengan Ainun Habibie. Pernah dalam sebuah kesempatan, ia bersama Habibie salat Jumat di Masjid dekat rumah kediaman Habibie. 

"Setiap beliau salat Jumat tidak pernah berpisah dengan kerudung Ibu Ainun Habibie, dia katakan kepada saya, dia mencium kerudung tersebut, Habibie bilang, 'Taufan ini kerudung tidak pernah dicuci sejak Ainun meninggal, saya tidur bersama Kerudung ini'. Ini membuktikan cinta sejati antara Habibie dan Ainun yang sangat luar biasa, dan sulit didapatkan," tutup Taufan.

Seperti diberitakan RRI sebelumnya, Presiden Ke-3 RI, BJ Habibie tutup usia hari ini, pukul 18.05 WIB, dalam usia 83 tahun akibat gangguan organ jantung akibat usia yang menua. Atas wafatnya Sang Tokoh Teknologi Indonesia tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan masa berkabung selama tiga hari, dan pengibaran bendera setengah tiang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00