• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kerusakan Lingkungan Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu Dilaporkan ke KLHK

11 September
19:50 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan pasilitas sejumlah Aktivis lingkungan dari Cikole Lembang Bandung Barat, untuk bertemu dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/9/2019), guna melaporkan kerusakan lingkungan dan dugaan alih fungsi lahan serta konflik demgam masyarakat di Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu.

Tiba di Istana Negara sejumlah aktivis lingkungan itu diterima oleh Staf Presiden Bidang Komunikasi Politik KSP Ariani Djalal, kemudian sejumlah aktivis lingkungan itu diarahkan ke Kementerian Kehutanan dan Linhkungan Hidup (KLHK). Di KLHK para aktivis lingkungan tersebut diterima oleh Kepala Subdit Penanganan Konflik KLHK Prayoga.

"Alhamdulillah pengaduan kami atas perusakan lingkungan dan dugaan alih fungsi lahan di TWA Tangkubam Parahu oleh PT GRPP," ujar perwakilan aktivis lingkungan Ani Nuraeni melalui pesan singkatnya, yang diterima wartawan si Subang, Rabu (11/9/2019).

Ani menyebutkan, semua temuan dan data-data tentang dugaan perusakan lingkungan dan alih fungsi lahan serta konflik PT. GRPP dengan masyarakat disampaikan seluruhnya kepada Kasubdit Penanganan Konflik KLHK Prayoga.

"Semua data-data dan bukti perusakan lingkungan serta alih fungsi lahan sudah kami sampaikan kepada Kasubdit Penanganan Konflik KLHK," terangnya.

Setelah data-data dan bukti-bukti perusakan lingkungan serta alih fungsi lahan dibTWA Tangkuban Parahu, diterima dan langsung dipelajari oleh Kasubdit Penanganan Konflik KLHK Prayoga, Prayoga meminta kepada para Aktivis lingkungan untuk melengkapi semua data-data dan bukti-bukti untuk secepagnya ditindaklanjuti.

"Kami diminta untuk melengkapi data-data dan bukti-bukti perusakan dan alih fungsi lahan oleh PT. GRPP itu, karena Subdit Pennaganan Konflik KLHK tidak bisa menindaklanjuti semua pelaporan kami, jika data dan bukti-buktinha tidak lengkap, dan kami malam ini juga akan berkoordinasi dengan Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, terkait kelanjutan pelaporan ke KLHK ini," tegas Ani.

Sementara itu Ani juga menyatakan, Kasubdit Penanganan Konflik KLHK berjanji akan menindaklanjuti semua pelaporan ini, terlebih pelaporan perusakan lingkungan dan alih fungsi lahan di TWA Tangkubam Parahu oleh PT. GRPP disampaikan oleh masyarakat, yang pastinya pemerintah dalam hal ini KLHK akan pro rakyat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00