• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Kasus E-KTP : Setnov Kembali Cicil Uang Pengganti

11 September
17:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Mantan ketua DPR RI Setya Novanto atau biasa diasapa Setnov terpidana dalam kasus korupsi mega proyek E-KTP, kembali membayar uang pengganti atas vonis yang menjeratnya.

"Terpidana Setya Novanto mencicil pembayaran uang pengganti sebesar Rp500.000.000,00 pada 5 September 2019 dan KPK segera menyetor ke Keuangan Negara," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah Rabu (11/9/2019).

Sehingga sampai dengan saat ini jumlah Uang Pengganti yang telah dibayar terpidana Setya Novanto berjumlah Rp13.911.946.197,- dan USD 100.000. Uang tersebut telah disetor KPK ke kas negara  dengan rincian : 

- Angsuran Rp6.433.322.000,-;
- Angsuran Rp5.000.000.000,-
- Angsuran Rp1.116.624.197,-
- Angsuran Rp862.000.000,-

- Angsuran Rp500.000.000,-;

Sedangkan terkait kewajiban pidana denda Rp1.000.000.000, Febri menyebut sampai saat ini sejumlah Rp500.000.000 telah dibayar dan disetorkan ke kas negara.

KPK juga menyatakan jika Setnov masih memiliki kewajiban untuk membayar uang pengganti. Berdasarkan Kewajiban Uang Pengganti Setya Novanto yang tertuang dalam putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jkt Pst Nomor 130/PID.SUS/TPK/2017/PN.JKT.PST tanggal 24 April 2019 (inkracht) Setya Novanto USD 7.3 juta.

KPK juga menegaskan akan tetap terus menagih kekurangan pembayaran uang pengganti kepada Setnov demi mengembalikan aset negara.

"Tim Jaksa KPK akan terus menagih dan mengejar kekurangan pembayaran uang pengganti dan denda yang wajib dibayar oleh terpidana Setya Novanto," lanjut Febri.

Akibat perbuatan Setnov dalam kasus ini, mengakibatkan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari total nilai proyek Rp 5,9 triliun.

Selain itu, Majelis Hakim juya telah menjatuhi vonis bersalah kepada Setnov dalam kasus ini. Setnov divonis wajib membayar uang pengganti sebesar USD 7,3 juta. Selain itu, dirinya juga divonis dengan hukuman 15 tahun penjara, dan denda sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan penjara dan dicabut hak berpolitiknya selama lima tahun setelah bebas. Saat ini, Setya Novanto ditahan di lembaga pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00