• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

RRI Edukasi Bangsa Jadi Cerdas dan Mandiri

11 September
16:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Mistam mengatakan, pencapaian-pencapaian yang sudah diraih Radio Republik Indonesia memang merupakan reputasi dan penghargaan besar untuk institusi ini, akan tetapi bukan berarti sudah menjadi indikator sebuah kesempurnaan, melainkan masih harus terus berusaha menyempurnakan setiap kekurangan yang ada. 

Dengan bergandengan tangan bersama-sama, sambil memegang teguh Tri Prasetya RRI, untuk menjadi media informasi yang merawat kebhinnekaan, konektivitas informasi, untuk mencerdaskan bangsa, sesuai dengan tujuan nasional yang termaktub dalam UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Disinilah menurut Mistam diperlukan sebuah Lembaga Penyiaran Publik yang kokoh sebagai media perekat sosial multikultural Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karenanya, momen 11 September 2019 ini semestinya bisa dijadikan tonggak sejarah baru untuk menjadikan RRI sebagai rumah rakyat Indonesia yang mengedukasi, menginspirasi, memotivasi, serta memberi solusi bagi seluruh anak bangsa Republik Indonesia untuk lebih bertoleransi.

"Dengan hati bersih dan tulus merangkul semua pihak dengan memviralkan nilai-nilai keindonesiaan untuk kesejahteraan umat itu sendiri," sebut Dewas LPP RRI, Mistam, dalam sambutan usai prosesi Ritual Obor Triprasetya di Auditorium Jusuf Ronodipuro, Gedung RRI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (11/9/2019).

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) LPP RRI, Mohammad Rohanudin mengutarakan bahwa disaat Indonesia sedang diuji banyak hal, mulai dari gempa, tanah longsor, gunung meletus, tsunami, godaan anarkis, hoax, dan lain sebagainya, Radio Republik Indonesia membuat Program yang disebut Mitigasi Bencana bertajuk Kentongan.

Hal itu menurut Rohanudin, adalah suatu cara agar masyarakat secara mandiri bisa mawas diri, menyiapkan diri sebagai bangsa yang cerdas, menjaga dirinya sendiri jauh sebelum bencana datang.

"Itulah (salah satu) program unggulan RRI yang sedang digiatkan melalui siaran-siaran secara on air. Di sisi lain, mobilisasi komunikasi dua arah antara RRI dengan pemimpin di daerah terus digerakkan untuk membudayakan masyarakat akan Program Mitigasi Bencana 'Kentongan' sebagai tanda komunikasi yang merakyat," sebut Rohanudin.

Kemudian di era digitalisasi, RRI lebih menyeberang ke semua platform termasuk radio yang divisualkan, bernama RRI Net.

"RRI Net hadir bukan untuk bersaing, melainkan ingin lebih jauh menorehkan perjuangan sejati, memberikan pencerahan kepada bangsa Indonesia, sebagai satu-satunya lembaga penyiaran yang mampu merasuk ke rusuk-rusuk bumi pertiwi Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Di dadanya ada Merah Putih, di bola matanya terpancar cahaya keindonesiaan, (karena) kami hadir untuk anda semua bangsa Indonesia," tutup Rohanudin.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00