• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Masyarakat Papua Barat Gelar Deklarasi Damai

11 September
15:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Manokwari : Puluhan ribu masyarakat Papua Barat bersama unsur pimpinan daerah dan para tokoh mengikuti acara Deklarasi Damai Papua Barat "Kita Semua Bersaudara, Damai Itu Indah", di  lapangan Borasi, Manokwari, Rabu (11/9/2019).

Puncak acara adalah penandatangan deklarasi yang diikuti oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII, Ketua DPR Papua Barat, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, dan unsur Forkompimda (Forum komunikasi pimpinan  derah), Kepala Suku, tokoh agama dan tokoh masyarakat Papua Barat. Masyarakat peserta acara juga diajak menandatangani banner deklarasi yang disediakan di sejumlah sudut lapangan.

Ada empat butir deklarasi yang dibacakan Ketua DPR Papua Barat, Pieter Kondjol, yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta, yaitu Menjaga perdamaian di seluruh wilayah propinsi Papua Barat, Setia kepada pancasila , UUD 45 dan NKRI,
Menjaga dan merawat Bhineka Tunggal Ika, kita semua bersaudara saling menghormati, menghargai dan melindungi sesama anak bangsa, dan terakhir, Damai papua barat, damai indonesiaku.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengajak semua masyarakat Papua Barat untuk punya tekad yang sama, menjaga Papua dan NKRI.

"Kitorang jaga NKRI, maka NKRI akan jaga kita. Kitorang jaga Papua, maka Papua akan jaga kita. Manokwari rumah kita bersama, mari kita jaga sama-sama pula," kata Dominggus.

Papua Barat, lanjutnya, dibangun bukan oleh satu orang atau satu kelompok, tapi oleh semua orang dan semua suku yang ada. Semua punya kontribusi dalam membangun Papua Barat, sekecil apapun bentuknya. 

"Jadi jangan menepuk dada sendiri. Ayo kita saling menghargai dalam perbedaan.
Terjemahkan sesuai tanggung jawab kita masing-masing. Dimulai dari diri masing-masing, kita mulai dari keluarga dan seterusnya untuk menjaga perdamaian dan kerukunan," ucapnya.

Dominggus juga mengingatkan, peristiwa kerusuhan kemarin harus menjadi pelajaran bagi semua, bahwa damai jauh lebih berharga.

"Kalau damai maka semua aktifitas masyarakat akan berjalan. Kegiatan usaha, sekolah, adat, agama  dan sebagainya bisa berjalan lancar tanpa ada rasa takut. Aksi itu harus bisa jadi pelajaran dan pengalaman yang baik bagi kita untuk kedepannya agar tidak terulang lagi," jelasnya.

"Kita sama-sama punya tanggung jawab untuk menciptakan Papua yang aman, penuh persatuan dan kesatuan. Kita cinta damai. Mari kita sampaikan pada keluarga dan saudara kita untuk menyebarkan semangat damai," tandas Dominggus.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00