• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Jaksa Menyapa

Jaksa KPK Juga dakwa Rommahurmuziy Terima Uang Suap Rp 91,4 Juta dari Muafaq Wirahadi

11 September
13:56 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mendakwa Rommahurmuziy menerima uang Rp 91,4 juta.

Penerimaan uang yang diduga merupakan suap tersebut berasal dari pemberian M Muafaq Wirahadi.

Dalam persidangan jaksa mengatakan bahwa uang tersebut diduga berkaitan proses pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

"Melakukan beberapa perbuatan, meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran ada hubungan sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut, berupa menerima hadiah” kata Jaksa di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Rommy diduga melakukan intervensi baik secara  langsung maupun secara tidak langsung terhadap proses pengangkatan Muafaq tersebut. Padahal Muafaq sebenarnya tidak diusulkan sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

JPU KPK mengatakan Muafaq kemudian diketahui menemui Haris Hasanudin selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Jawa Timur. Muafaq bermaksud meminta bantuan agar namanya diusulkan jabatan tersebut.

“Terdakwa melakukan pertemuan dengan Muafaq di sebuah hotel di Surabaya. Dalam pertemuan itu Muafaq meminta bantuan terdakwa untuk menjadikan dirinya sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik yang kemudian disanggupi oleh terdakwa,” kata jaksa.

Haris kemudian diketahui mengusulkan nama Muafaq sebagai calon Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik bersama Akhmad Sruji Bahtiar dan Syaikhul Hadi. Pada 31 Desember 2018, Muafaq akhirnya secara resmi diangkat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

"Haris Hasanudin menyampaikan kepada Muafaq Wirahadi agar menemui terdakwa karena terpilihnya Muafaq sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik adalah atas bantuan dari terdakwa,” jelas jaksa.

Selanjutnya Muafaq kemudian diketahui segera menemui Rommy di hotel Aston, Kota Bojonegoro, Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut membahas kompensasi yang akan diberikan untuk eks Ketum PPP tersebut. Setelah itu, Muafaq memberikan uang Rp 41,4 juta kepada Abdul Wahab sepupu Rommy yang sedang mencalonkan diri caleg DPRD Gresik dari PPP.

“Abdul Rochim menginformasikan kepada Muafaq bahwa tanggal 15 Maret 2019, terdakwa berada di Hotel Bumi Surabaya dan mengarahkan Muafaq membawa sejumlah uang Rp 50 juta untuk diberikan kepada terdakwa sebagai kompensasi atas bantuan terdakwa dalam pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik” pungkas jaksa. 

Rommahurmuziy (Rommy)  didakwa bersalah melanggar Pasal 12 huruf b UU Tipikor Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00