• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Dirut RRI: Kami Hadir untuk Bangsa Indonesia

11 September
13:13 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) M Rohanudin menegaskan, lembaga penyiaran radio yang dipimpinnya hadir untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Salah satu buktinya yakni program Kentongan yang bukan hanya sebagai simbol filosofi program penyelamat kehidupan manusia dari bencana. Melainkan juga sebagai sarana untuk mempererat kehidupan bertoleransi di negeri ini.

"Dari program kentongan ini juga dialirkan edukasi yang berdimensi toleransi," katanya dalam pidato sambutan perayaan hari ulang tahun RRI ke 74 di Auditorium Abdurahman Saleh RRI, Jalan Medan Merdeka Barat nomor 4-5, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Pasalnya menurut dia, pemukul kentongan sendiri sesungguhnya merepresentasikan keberagaman di negara ini. Mulai dari orang yang rambutnya lurus, rambut ikal, kribo, kulit hitam, sawo matang dan lain sebagainya.

"Semua bersatu dalam ikatan irama yang sama, adalah orang Indonesia," tandasnya.

Nah, karena negeri ini penuh dengan keberagaman, ditekankan Rohanudin, toleransi harus ditumbuhsuburkan. 

"Toleransi harus disuburkan di negeri kita tercinta, itulah mengapa tema hari radio tahun ini bertajuk Untuk Indonesia Bertoleransi," tekannya.

Semua program di RRI kata dia dibuat bukan untuk menaikkan brand dan reputasi, melainkan hanya untuk mempererat persatuan dan kesatuan Indonesia. Pasalnya, RRI sendiri sudah dikenal lahir dan tumbuh bersama Indonesia itu sendiri.

"(Karena) sama-sama terbit dari timur, persis di tahun 1945," imbuhnya.

Sekalipun, imbuhnya, di era digitalisasi seperti sekarang ini, RRI ikut menyeberang, terbang melayang ke angkasa ke semua platform. Tidak terkecuali radio yang divisualisasikan yang kemudian diberi nama RRI Net. 

Semua itu ditekankannya lagi hadir bukan untuk bersaing dengan media lain, melainkan ingin lebih jauh menorehkan perjuangan sejatinya, dalam memberikan pencerahan kepada bangsa Indonesia.

"(Karena RRI) satu-satunya lembaga penyiaran yaang dapat merasuk ke rusuk-rusuk bumi Pertiwi Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, di dadanya ada merah putih, di bola matanya terpancar cahaya keindonesiaan, kami hadir untuk anda semua, bangsa Indonesia," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00