• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Panggil Agus Tri Haryanto, Saksi Kasus Dugaan Suap Proyek Rehabilitasi Saluran Air di Yogyakarta

11 September
11:33 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil seorang saksi Agus Tri Haryanto. Agus merupakan Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta mengatakan pemanggilan Agus sebagai saksi terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap. Kasus suap itu diduga terkait lelang pekerjaan rehabilitasi saluran air hujan yang melibatkan dua orang jaksa.

”Agus dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk  tersangka GYA (Gabriella Yuan Ana),” kata Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Hingga saat ini pemyidik KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Ada dua tersangka diantaranya yang diketahui merupakan jaksa Eka Safitra dan jaksa Satriawan Sulaksono sebagai penerima suap atau gratifikasi. Sedangkan satu orang tersangka lainnya bernama Gabriella Yuan Ana diduga sebagai pihak pemberi suap atau penyuap.

Pemeriksaan terhadap Agus ini diduga terkait proses lelang tender pengerjaan proyek rehabilitasi saluran air hujan di Jalan Supomo, Kota Yogyakarta. Proyek ini pagu anggaran mencapai Rp 10,89 miliar. 

Proyek ini seharusnya dikawal tim TP4D dari Kejari Yogyakarta, yang salah satu anggotanya Eka Safitra dari Kejari Yogyakarta. Namun kenyataannya justru yang mengawal proyek malah menerima atau meminta sesuatu dari pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut.

Penyidik KPK meyakini Eka Safitri dan jaksa Satriawan membantu Dirut PT Manira Arta Rama Mandiri, Gariella untuk mengikuti lelang proyek di Dinas PUPKP. Jaksa Eka dan Satriawan mendapat “commitment fee” sebesar Rp 100,870 juta pada 15 Juni 2019 dan Rp 110,870 juta pada 19 Agustus.

Hingga saat ini sejumlah lokasi juga digeledah oleh KPK terkait kasus suap ini, diantaranya Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta  dan Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Kota Yogyakarta.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00