• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Panggil Anggota DPR Komisi XI F PDIP Saksi Kasus Suap Dana Perimbangan

11 September
10:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil Anggota DPR Komisi XI Faksi PDIP I Gusti Agung Rai Wirajaya sebagai saksi kasus dugaan suap kepada anggota DPR Fraksi PAN Sukiman dalam pekaraPengurusan Dana Perimbangan pada APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SUK (Sukiman)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).

Dalam kasus ini KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka. Kedua orang tersebut adalah Sukiman (SKM) selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2014-2019, dan Natan Pasomba (NPA) Pelaksana Tugas dan Pj. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupatem Pegunungan Arfak, Papua.

Diduga terjadi pemberian dan penerimaan suap terkait dengan alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus/Dana Alokasi Umum/Dana lnsentif Daerah untuk Kabupaten Pegunungan Arfak Tahun Anggaran 2017-2018.

Pemberian dan penerimaan suap ini dilakukan dengan tujuan mengatur penetapan alokasi anggaran dana perimbangan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan Tahun 2017 dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun 2018 di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Natan Pasomba diduga memberi uang Rp4,41 miliar, yang terdiri dari dalam bentuk mata uang Rupiah sejumlah Rp 3,96 miliar dan valas USD 33,5OO. Jumlah ini merupakan commitment fee sebesar 9 persen dari Dana Perimbangan yang dialokasikan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak.

Dari sejumlah uang tersebut, Sukiman diduga menerima sejumlah Rp 2,65 Miliar dan USDZ 22,OOO. Sukiman diduga menerima suap ini antara Juli 2017 sampai dengan April 2018 melalui beberapa plhak sebagai perantara.

Dari pengaturan tersebut akhirnya Kabupaten Pegunungan Arafak mendapatkan alokasi DAK pada APBNP 2017 sebesar Rp 49,915 Miliar dan mendapatkan alokasi DAK pada APBN 2018 sebesar Rp79,9 Miliar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00