• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Prof Romli: Dewan Pengawas KPK Harus Melekat di Struktur

10 September
23:50 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pakar Hukum Pidana, Prof Romli Atmasasmita mewanti-wanti, Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus melekat dalam struktur lembaga anti rasuah itu, tidak boleh dari luar struktur.

Hal itu dia tekankan menanggapi revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (RUU KPK). Yang mana salah satu poin revisi mengatur tentang pembentukan dewan pengawas KPK.

“Revisi UU KPK itu harus, pembentukan pengawas harus. Namanya apa kek, mau dewan atau lainnya, tapi harus ada pengawasan yang melekat nempel di struktur, bukan di luar struktur,” kata Romli kepada wartawan, Selasa (10/9/2019).

Dia enggan menyebut siapa saja orang yang cocok untuk menduduki posisi pengawas KPK. Namun yang pasti ditekankan dia, jangan sampai pengawas adalah orang yang harus diawasi.

“Jadi ada bahasa who control, the controlers. Pertanyaannya sekarang siapa? Apa malaikat lagi atau setengah malaikat?” tandasnya.

Lebih lanjut Romli mengatakan, revisi undang-undang, termasuk undang-undang KPK merupakan sebuah keniscayaan. Sebab jika diibaratkan dengan kendaraan, mobil itu telah dipakai terus selama 17 tahun. Agar bisa terus berjalan mulus tanpa hambatan, sekali-kali onderdil dari kendaraan tersebut harus diperbaiki atau direvisi.

“Gubernur saja tuh Anies Baswedan mobil diatas 10 tahun tidak boleh masuk Jakarta. Kenapa? Karena bisa kecelakaan. Nah ini sama, perilaku pimpinan KPK sudah terbiasa megang mobil yang butut, kemudian dianggap seperti biasa,” terang Romli. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00