• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Yoppy Rosimin : Sepanjang PB Djarum Diberi Ruang, Kami Siap Berkontribusi

9 September
16:13 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Untuk mengetahui secara jelas mengenai kisruh antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan Djarum Badminton Club atau dikenal dengan PB Djarum, Program Director Bhakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengutarakan banyak sekali hal penting saat berbincang dengan Danang Sundoro dalam Program Dinamika Olahraga RRI, Senin (9/9/2019).

Audisi umum Beasiswa Bulutangkis PB Djarum dihentikan November 2019, dan hal itu sebagai buntut sikap KPAI yang menganggap kegiatan ini, hanyalah sekedar eksploitasi anak dan produk tembakau.

"Kalau orang yang bergerak di bulutangkis pasti akan tersentuh. Saya hentikan itu bukan tanpa alasan. Berulangkali ketemu tidak ada solusi. Terakhir ketemu ada solusi, tapi solusinya adalah tidak boleh ada kata Djarum sama sekali. Saya tidak sependapat, akhirnya saya langsung bersikap saat itu juga, kalau memang seperti itu saya mundur, audisi umum PB Djarum off pada 2020. Tapi saya minta ijin untuk menjalankan program itu hingga (November) akhir 2019 saja
karena sudah terlanjut diumumkan, anak-anak sudah terlanjur beli tiket, sudah mendaftar semua," tutur Yoppy Rosimin kepada RRI, Senin (9/9/2019).

BACA JUGA : Yoppy Rosimin: Djarum Foundation berbeda dengan PB Djarum

Yoppy melanjutkan, keputusan mundur atau menarik diri itu diucapkannya dalam forum pertemuan di hadapan KPAI dan kawan-kawannya. Dirinya kecewa setelah perjalanan panjang selama ini mengangkat dunia olahraga bulutangkis Indonesia, ternyata tiba-tiba KPAI datang entah dari mana, langsung menggolongkan sepihak bahwa Djarum Badminton Club sekedar produk tembakau.

"Saya tidak terima itu, dan tidak mau terseret dalam hal tersebut. Djarum Badminton Club adalah tentang bulutangkis, tentang olahraga, saya bukan (sekedar) produk tembakau," tegas Yoppy.

Saat ini sikap KPAI itu mendapat tantangan keras dari masyarakat dan seluruh pecinta bulu tangkis tanah air. Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) juga sudah mengatakan bahwa PB Djarum dengan semua kegiatannya untuk mengangkat bulu tangkis Indonesia harus terus jalan. Dukungan lainnya datang dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang siap menjadi penengah dari perdebatan panjang KPAI dengan PB Djarum.

Dengan semua dukungan yang didapatkan, Yoppy melihat memang masih bisa dilakukan pembicaraan, terutama dengan KPAI yang sangat intens terus 'menyerang' PB Djarum sejak awal. Permasalahannya harus diperjelas dan mencapai win-win solution untuk kepentingan olahraga Indonesia, khususnya bulutangkis. Akan tetapi menurut Yoppy, pihaknya tetap bertahan juga pada satu sikap penting.

"Sepanjang PB Djarum diberi ruang, kami siap berkontribusi. Nama kami sejak 1969 adalah Djarum Badminton Club (PB Djarum). Kalau itu ditiadakan, saya yang pertama kali off. Jika diberi ruang saya berterima kasih. Jika tidak, saya akan off," tandas Yoppy.

Berdirinya PB Djarum telah melahirkan sejumlah atlet terbaik tingkat dunia, diantaranya Liem Swie King yang merupakan pemain klub ini yang menjuarai Tunggal Putra All England pada tahun 1978.Lalu ada nama Kartono dan Heryanto yang merupakan pasangan ganda putra jiara All England tahun 1981, Christian Hadinata juara All England 1972 dan 1973, Ardi B Wiranata juara tunggal putra All England 1991, Alan Budikusuma Juara Olimpiade 1992, Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00