• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Sejumlah Saksi Dipanggil KPK Untuk Tersangka Iwa Karniwa Terkait Meikarta

9 September
11:12 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dijadwalkan memanggil sejumlah saksi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang , Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta menjelaskan salah satu saksi yang dipanggil adalah Waras Wasista Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jabar. 

Menurut Febri, KPK juga memanggil seorang Anggota DPRD Kabupaten Bekasi soleman sebagai saksi untuk tersangka Iwa Karniwa. Iwa sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jabar. 

"Dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka IWK (Iwa Karniwa)” kata KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Senin (9/9/2019).

Sebelumnya Waras dan Soleman pernah diperiksa penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus dalam kasus ini. Keduanya sempat diperiksa dan dimintai keterangan terkait aliran dana terkait dugaan suap proyek Meikarta.

Penyidik KPk juga memanggil seorang karyawan PT Lippo Cikarang bernama Satriyadi. Yang bersangkutan juga diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Iwa Karniwa.

Iwa yang saat itu masih menjabat sebagai Sekdaprov Jawa Barat telah ditetapkan KPK sebagai tersangka baru  bersama Presiden Direktur PT. Lippo Cikarang Bartholomeus Toto.

Toto dijerat KPK sebagai tersangka karena diduga memberi suap kepada eks Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. KPK menduga Toto merestui pemberian duit Rp 10,5 miliar kepada Neneng untuk memuluskan perizinan Meikarta.

Iwa ditetapkan sebagai tersangka karena yang bersangkutan diduga menerima suap Rp 900 juta. Duit itu diduga terkait dengan pengurusan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00