• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji 2019

Jemaah Haji Kloter Ketiga Dimbau Jaga Kesehatan Fisik Terkait Cuaca Ekstrim Di Mekkah

8 September
20:00 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Cuaca di Tanah Suci Mekkah Al-Mukarromah yang diinformasikan saat ini masih cukup ekstrim, terkait cuaca ekstrim tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Subang Abdurrohim, mengimbau Jemaah Haji Kloter terakhir Subang, atau kloter 88 Jawa Barat untuk tetap menjaga kesehatan.

Dikatakannya, yang perlu diperhatikan para Jemaah Haji kloter 88, yang direncanakan pulang ke tanah air pada Rabu (11/9/2019), untuk menghindari puasa sunnah, karena suhu udara yang sangat panas hingga mencapai 50 derajat celcius, tidak memungkinkan bagi para jemaah haji untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah. Alangkah bijaknya melaksanakan puasa sunnah itu setelah berada di tanah air nanti. Karena ibadah haji itu berkaitan dengan ibadah fisik, sehingga kondisi fisik yang fit, tentunya menjadi keutamaan ibadah haji, baik yang rukun dan sunnahnya bisa dijalani dengan lancar.

"Dengan suhu udara yang cukup panas di saat siang hari, tentunya tidak cukup memungkinkan untuk para jemaah haji kita untuk menunaikan ibadah puasa sunnah, karena bagaimanapun ibadah haji itu adalah ibadah fisik, artinya kita lebih mementingkan kesehatan fisik kita saat berada di tanah Suci Mekkah," ujar Abdurrohim kepada wartawan di Subang, Minggu (8/9/2019).

Pada saat siang hari kata Abdurrohim, ketika hendak melaksanakan beberapa ibadah haji yang harus diselesaikan oleh para jemaah, hendaknya sarapan terlebih dahulu, kemudian membawa perbekalan air minum secukupnya, guna menghindari dehidrasi, gunakan masker, agar tidak terkena debu karena cuacanya selain panas juga disertai angin yang lumayan kencang.

"Makan dan minum secukupnya agar saat melaksanakan ibadah haji yang tersisa, sebelum pemulangan ke tanah air pada 11 September nanti kondisi kesehatan para jemaah tetap fit, serta gunakan masker atau cadar bagi perempuan, agar terhindar dari serangan penyakit saluran pernapasan, disaat bepergian di siang hari," imbuhnya.

Sedangkan untuk dimalam dan dini hari lanjut Abdurrohim, para jemaah juga pada saat hendak menunaikan Sholat Maghrib, Isya dan Subuh berjemaah di Mesjid, agar menggunakan jaket atau mantel yang tebal, supaya terhindar dari suhu yang sangat dingin, ketika malam dan dini hari.

"Pakailah selimut yang besar pada saat tidur, begitupun saat hendak Sholat berjemaah di Mesjid, untuk menggunakan jaket atau mantel yang tebal, agar tidak masuk angin," tegasnya.

Karena menurut Abdurrohim, dalam menjaga kesehatan selama cuaca yang ekstrim di tanah suci Mekkah saat ini, sebagai motifasi kepulangan ke tanah air, dalam kondisi sehat wal afiat, dengan gelar haji yang mabrrur dan mabrruroh.

"Saya harap semua imbauan itu, diindahkan oleh seluruh jemaah haji yang masih berada di tanah Suci Mekkah, sebagai motifasi kepulangan ke tanah air dalam kondisi sehat wal afiat," pungkas Abdurrohim.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00