• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Mitigasi Bencana

Kapuspem LPP RRI : Secara Nasional, Tanggap Bencana 'Kentongan' Disiarkan PRO3

7 September
13:31 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Indonesia sebagai negara besar yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, berada dalam wilayah Cincin Api (Ring of Fire), yakni kawasan yang diselimuti gunung api aktif. Tercatat gunung berapi paling aktif adalah Kelud dan Merapi yang berada di pulau Jawa. Akibatnya, daerah tersebut sangat rentan terhadap bencana seperti erupsi, gempabumi, tanah longsor, banjir, sampai tsunami. 

Selain itu, di sepanjang jalur cincin api yang harus diwaspadai juga masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terutama di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Jawa. Pada 2018 lalu, kasus Karhutla di Indonesia mencapai sekitar 510.000 hektare, terbanyak berada di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. 

Walaupun kasus Karhutla dari waktu ke waktu cenderung menurun tetapi koordinasi dan kewaspadaan antar lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat perlu terus ditingkatkan. 

Berkaitan dengan menghadapi bencana alam yang bisa datang sewaktu-waktu, RRI sebagai representasi negara merasa terpanggil untuk turut ambil bagian dalam mitigasi bencana. Sesuai dengan tugas dan fungsi RRI, peran yang akan dilakukan berupa penyebarluasan informasi dan memberikan pendidikan pada  masyarakat tentang pentingnya tanggap bencana. 

Dari situ, diharapkan tercipta masyarakat tangguh bencana, sehingga mampu menghindari korban jiwa dan harta benda terlalu banyak setiap kali terjadi bencana.

Salah satu langkah yang telah dilakukan RRI berkaitan dengan mitigasi bencana yakni, merilis Program Tanggap Bencana 'Kentongan' secara nasional tepat dalam HUT RRI Ke-74 pada 11 September 2019 mendatang. 

Akan tetapi, Program 'Kentongan' itu sendiri sebenarnya sudah disiarkan oleh PRO3 RRI setiap hari, pukul 18.15-20.00 WIB dan dipancarluaskan oleh Stasiun Relay RRI di seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Pemberitaan (Kapuspem) LPP RRI, Widhie Kurniawan membenarkan mengenai PRO3 yang sudah menjalankan Program 'Kentongan' sejak sebelum diluncurkan. Selain itu, dirinya juga menyampaikan, PRO3 sebagai salah satu program siaran LPP RRI menjadi muara atau ujung dari hasil liputan reporter RRI seluruh Indonesia, tidak saja dalam bentuk ROS (Report on the Spot) tiap jam siaran, tapi juga melalui bentuk program siaran 'Kentongan'. Sementara untuk tiap Stasiun daerah nantinya disiarkan PRO1.

“Program Kentongan telah berjalan tanpa menunggu lounching (peresmian) lewat acara Sarasehan ini, karena sifatnya kami tidak menunggu tapi harus berjalan karena program siaran ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, pendengar, khususnya mengenai mitigasi bencana,“ terang Kapuspem LPP RRI, Widhie Kurniawan kepada rri.co.id, usai Sarasehan 'RRI Radio Tanggap Bencana',  di Auditorium Jusuf Ronodipuro RRI, Jakarta, Sabtu (7/9/2019).

Widhie lanjut menuturkan, Sarasehan 'RRI Radio Tanggap Bencana' bukan sebatas ajang komunikasi, melainkan meneguhkan 3 (tiga) titik fokus mengenai kebencanaan, utamanya terkait Program Tanggap Bencana 'Kentongan'.

"Pertama, memahami RRI sebagai radio mitigasi bencana. Kedua, masyarakat memahami bahaya bencana. Ketiga, mengurangi korban akibat dampak dari bencana itu sendiri," pungkas Widhie.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00