• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Berburu Tiket dan Wisata Ramah Muslim di Muslim Friendly Korea Festival 2019

6 September
19:27 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Korea Selatan sedang gencar mempromosikan wisata ramah muslimnya ke negara-negara muslim, termasuk Indonesia.  Apalagi Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya muslim dan  salah satu negara yang paling banyak kunjungan wisatawannya ke Negeri Ginseng itu.

Untuk mempromosikan wisata ramah muslim dan meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea, Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta Office menggelar Korea Travel Festival 2019 yang secara khusus mengangkat tema Muslim Friendly Korea Festival 2019.

Direktur KTO Jakarta Office Andrew Jonghoon Kim mengatakan, acara ini menjadi  media yang positif untuk lebih mengenalkan Korea yang ramah muslim pada masyarakat Indonesia. Sehingga semakin banyak wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea.

“Tahun ini kami menargetkan 300 ribu wisawatan Indonesia yang berkunjung ke Korea.  Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2018, yang jumlahnya mencapai 250 ribu wisatawan,” ujar Andrew dalam acara pembukaan Korea Travel Fair  ‘Muslim Friendly Korea Festival’ 2019 di Mall Kota Kasablanka, Jumat (6/9/2019).

Dalam Muslim Friendly Korea Festival ini, pengunjung bisa mengikuti berbagai acara menarik seperti pertunjukan seni panggung Fantastick dan Pang Show,  Muslim travelers’ story yang akan menghadirkan youtuber Ujung Oppa serta penulis Asma Nadia dan Natasha Rizky, serta live cooking aneka masakan Korea bersama Chef Jun, hingga lelang tiket pesawat dan paket tur Korea mulai dari harga Rp 500 ribu.

Dalam pembukaan Korea Travel Fair hari ini, ikut hadir Ustaz Maulana yang menceritakan pengalamannya berkunjung ke Korea dan bertemu dengan berbagai komunitas muslim di sana.  “Di Korea Selatan sudah ada sebanyak 50 masjid, dan sejumlah mushola yang didirikan oleh komunitas muslim termasuk muslim Indonesia yang tinggal di Korea.  Itu yang membuat saya terharu,” tutur Ustaz Maulana.

Selain itu juga diluncurkan logo baru Korea Tourism Organization  dengan tambahan gambar kubah masjid berwarna hijau dengan lambang bulan sabit.

Seiring dengan semakin banyaknya wisatawan muslim ke Korea, pemerintah Korea Selatan juga semakin meningkatkan pelayanan untuk wisatawan muslim, seperti menyediakan mushola di tempat-tempat wisata, memberikan informasi resto-resto halal dan membangun industri yang terkait dengan pariwisata ramah muslim.

Di Korea Selatan, komunitas muslim juga semakin berkembang.  Saat ini, tercatat lebih dari 100 ribu muslim tinggal di Korea. Mereka terdiri dari warga asli Korea, pendatang dan orang asing yang menetap di negara yang juga dikenal dengan Gelombang Korea  atau Hallyu Wave-nya itu.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00