• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Soal Rusuh Suporter, Ini Kata Pelatih Indonesia dan Malaysia

6 September
02:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pertandingan antara Indonesia menghadapi Malaysia pada laga perdana putaran kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019) malam sempat di warnai kerusuhan suporter. 

Ya, suporter Indonesia sempat melakukan penyerangan terhadap pendukung Malaysia di tribun penonton. Bahkan, ulah itu sempat membuat laga terhenti pada menit ke-73. 

Namun, kerusuhan tersebut tak berlangsung lama karena pihak keamanan gabungan TNI-Polri langsung sigap memberikan pengamanan terhadap pendukung Malaysia yang mendapat serangan dari suporter Indonesia. 

Setelah laga usai, dimana Indonesia kalah dengan skor tipis 2-3 dari Malaysia, pendukung Harimau Malaya itu langsung dilarikan ke lorong pemain demi menghndari amukan suporter Indonesia. 

Menanggapi hal ini, Pelatih Indonesia, Simon McMenemy angkat bicara. Menurutnya, suporter Indonesia sebenarnya bisa menjadi yang terbaik di dunia, namun sebaliknya jika perlakuan yang dilakukan saat menghadapi Malaysia tersebut. 

“Suporter Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Tapi jika ada masalah yang terjadi dalam pertandingan, saya rasa suporter Indonesia bisa menjadi yang terburuk di dunia,” ungkap Simon usai pertandingan. 

“Sebenarnya susah bagi pelatih berbicara mengenai suporter. Namun, saya tidak ingin masalah ini menjadi alasan soal kekalahan Indonesia. Jika terganggu, jelas kedua tim sangat terganggu (akibat kerusuhan itu),” tambahnya. 

Simon pun menyadari kekecewaan atas kekalahan yang diterima timnya tidak hanya dirasakan olehnya saja, melainkan masyarakat Indonesia, khususnya suporter Indonesia yang menyaksikan langsung. 

“Kekalahan ini memang sulit untuk diterima. semua. Saya un tidak bisa berpura-pura karena kekalahan ini cukup menyakitkan,” tuturnya. 

Selain Simon, pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe juga angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi di SUGBK tersebut. Bahkan, Cheng Hoe mengaku bahwa kerusuhan itu sudah diprediksi akan terjadi, mengingat rivalitas kedua tim sejak lama. 

“Sebelum bertandang ke sini pemain-pemain sudah memprediksi apa yang akan terjadi karena persaingan dari kedua tim sendiri," ungkapnya.

"Saya juga sudah ingatkan soal keselamatan. Kami juga sudah berkomunikasi dengan PSSI untuk memberikan keamanan untuk pemain dan suporter,” tambah Cheng Hoe. 

Seperti diketahui dalam laga ini Indonesia menelan kekalahan 2-3 atas Malaysia. Meski sempat unggul dua kali, namun gol Malaysia di menit akhir babak kedua memupuskan harapan Indonesia untuk meraih poin. 

Dengan kekalahan ini, Indonesia kini menempati posisi buncit klasemen sementara Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan tanpa poin. Sedangkan, Malaysia menempati posisi puncak dengan raihan tiga poin. 


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00