• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Kurangi Plastik, Mahasiswi asal UKWMS Ciptakan Sendok dari Tepung

5 September
13:46 2019
1 Votes (5)

KBRN, Surabaya : Indonesia setiap tahunnya menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik dan tidak dikelola dengan baik. Diantara sampah-sampah tersebut, sering dijumpai jenis plastik yang biasa digunakan sehari-hari. 

Sendok plastik salah satunya. Sendok ini dengan mudah dijumpai dan digunakan karena praktis. Tanpa disadari, sendok plastik ini telah mencemari lingkungan. 

Hal inilah yang kemudian mendorong Sofianna Margareth Sulaiman dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FTP UKWMS) untuk berinovasi dan dituangkan dalam tugas akhirnya yakni edible spoon. 

Dengan kata lain, sendok karyanya ini dapat dikonsumsi dan menjadi solusi permasalahan sampah plastik yang ada. "Intinya, sendok ini tidak akan mencemarkan lingkungan sama sekali. Beda dengan sendok plastik sekali pakai," papar perempuan asli Surabaya ini, Kamis (5/9/2019).

Ada pula karya unggulan lainnya karya Jose Maria Leao Filipe dari Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FT UKWMS). Jose mengembangkan Aplikasi Computer Vision untuk memonitori cairan infus. 

Inovasi karya wisudawan yang lahir di Kota Dili ini berupa kamera yang diinstalasi di tiang infus, untuk menangkap gambar dari volume infus yang terpasang. Selanjutnya, secara real-time (waktu nyata) gambar volume infus tersebut dapat dilihat melalui aplikasi, komputer, dan website. 

"Aplikasi ini hanya bisa diakses apabila ponsel pintar telah terhubung dengan server atau access point (titik akses) rumah sakit," tuturnya. Tujuannya agar informasi hanya bisa diakses oleh satu kawasan saja yaitu rumah sakit atau klinik yang bersangkutan.

Selain dua karya ilmiah di atas, masih ada sejumlah karya ilmiah lain dari Wisudawan dengan predikat Mahasiswa Prestasi Akademik Terbaik dan Mahasiswa Aktif Berprestasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019 yang siap dipertunjukkan. 

Karya-karya tersebut antara lain Selulosa Pembawa Obat dari Limbah Kelapa Sawit yang memanfaatkan limbah tandan kosong kelapa sawit; Selulosa Nanokristal dari Buah Lerak yang bermanfaat dalam proses pelepasan obat dalam tubuh, dan ada pula Program Studi Magister Akuntansi Sekolah Pascasarjana yang telah meluluskan angkatan pertamanya. 

Pada upacara wisuda akan dikukuhkan 589 Wisudawan. Terdiri dari Pascasarjana 22 Wisudawan, Strata Satu (S1) 532 Wisudawan, Diploma Tiga (D3) 35 Wisudawan.

Upacara Wisuda ini juga akan memberikan penghargaan kepada Mahasiswa Berprestasi Akademik Terbaik sebanyak 20 Wisudawan dan Mahasiswa dengan predikat Aktif Berprestasi sebanyak 11 Wisudawan. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00