• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Was-was Lewati Perlintasan KA, Pelajar MTsN 8 Sragen Bikin Alarm Otomatis

4 September
21:19 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sragen : Dua pelajar MTsN 8 Sragen Yogi Trisaputro (14) dan Haya Nur Fadila (13), menemukan ide kreatif membuat alarm untuk perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Dua pelajar yang sering mengikuti ekstrakurikuler robotika ini menemukan alarm alternatif, belum lama ini.

Ide ini berangkat dari keprihatinan, banyak kecelakaan lalulintas di perlintasan sebidang, utamanya di jalur barat Solo-Gundih. Alarm ini juga cukup unik dan menarik, serta mudah diterapkan untuk mengurangi kejadian lakalantas. 

Sistem kerja alat ini cukup simpel. Yakni sebelum Kereta Api melintasi perlintasan tanpa palang pintu berjarak 1 KM sensor akan mengirim sinyal ke alarm dan berbunyi keras. Selain itu sinyal juga menghidupkan running teks pada layar papan di perlintasan akan berbunyi dan muncul tulisan. 

"Dengan alarm dan running teks yang cukup besar memudahkan pengendara untuk menghentikan kendaraannya sejenak sebelum melintas rel kereta," katannya saat ditemui di sekolahnya, Rabu (4/9/2019).

Hasil temuan ini sebagai salah satu bentuk keprihatinan setiap hari dirinya bersama pelajar yang lain melintasi perlintasan tanpa palang pintu dengan rasa was-was. Kebetulan MTsN 8 berada di barat rel perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

"Jadi kami membuat alat ini untuk membantu masyarakat dan teman teman kami yang akan melintasi perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu,” jelasnya.

Dalam pembuatan alat ini Haya Nur Fadila membutuhkan waktu hampir satu bulan. Adapun peranti yang digunakan seperti kabel, batrey, layar LED, dan beberapa sensor untuk alarm. "Sampai saat ini tidak ada kesulitan. Tinggal diterapkan saja," ujarnya.

Usut punya usut ternyata sebelumnya prestasi membanggakan juga pernah diukir Haya Nur Fadila. Ia berhasil memenangkan Kompetisi Robotika Nasional tahun 2018 yang di gelar di Kota Depok Jawa Barat. Haya Nur Fadila berhasil keluar menjadi juara 2 di Ajang bergensi yang di selenggarakan langsung oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

”Iya allhamdulilah, semoga karya anak didik saya dan teman saya ini bisa bermangfaat bagi orang banyak,” harap kepala MTsN 8 Sragen,Hj.Muawanatul Badriyah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00