• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji 2019

Banyak Hotel Jemaah Haji Khusus Turun Status

4 September
21:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Madinah : Sejumlah hotel bintang 4 di Madinah mengalami penurunan status sehingga layanan akomodasi bagi jemaah haji khusus banyak yang tidak sesuai standar.

PPIH Arab Saudi menemukan sejumlah travel atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) belum memenuhi standar pelayanan minimal dalam penyediaan akomodasi atau hotel bagi jemaah haji khusus atau ONH Plus. Jemaah haji khusus seharusnya mendapatkan fasilitas minimal hotel bintang 4 baik di Madinah maupun di Makkah. Namun sejumlah hotel yang ditempati jemaah haji khusus di Madinah berstatus bintang 3.

Menurut Kepala PPIH Arab Saudi Daker Madinah Akhmad Jauhari, hal itu disebabkan banyaknya hotel bintang 4 di Madinah mengalami downgrade atau penurunan status menjadi bintang 3 pada penyelenggaraan ibadah haji 1440 H/2019 M. Namun ia enggan merinci berapa jumlah hotel yang mengalami penurunan status tersebut.

Dikatakan Jauhari, penurunan status hotel juga dialami oleh hotel bintang 3 yang sekarang menjadi bintang 2. Dalam penyelidikan awal, manajemen hotel mengatakan ada beberapa sebab mengapa terjadi downgrade status tersebut.

"Faktor pertama dari sisi fasilitas hotel itu sendiri, kedua dari faktor ekonomis. Dari sisi fasilitas yang tadinya bintang 4 turun jadi bintang 3. Ada juga karena faktor ekonomis, sehingga dari pihak manajemen mengajukan permohonan downgrade. Misalnya dari bintang 3 ke bintang 2," kata Jauhari di Madinah, Rabu (4/9/2019).

Jauhari menjelaskan, penurunan status tersebut berdampak pada layanan jemaah haji khusus. Namun menurutnya, penurunan status itu tidak diketahui oleh jemaah haji khusus karena tidak ada perbedaan nama hotel dalam kontrak dan saat di lapangan.

Akhmad Jauhari menuturkan bahwa PPIH sebagai pengawas pelaksanaan haji khusus akan menindaklanjuti temuan itu dan melakukan klarifikasi kepada PIHK. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan ada sanksi berupa denda atau lebih jauh pencabutan izin.

Jemaah haji khusus mendapatkan keistimewaan dalam pelayanan ibadah haji dibandingkan haji reguler. Seperti hotel bintang 4 atau bintang 5, dan maktab yang lebih dekat dengan lokasi lempar jumrah di Mina.

Namun keistimewaan tersebut sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan jemaah haji khusus yakni minimal sebesar US$ 8.000 atau sekitar Rp 113 juta, atau tiga kali lipat dari biaya haji reguler.

Foto : MCH/Darmawan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00