• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Indonesia Tuan Rumah Konferensi Kawasan Diplomasi Digital Pertama di Asia Pasifik

4 September
20:55 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Perkembangan industri 4.0 di Indonesia mendorong semakin dimanfaatkannya teknologi digital pada banyak sektor. Sebut saja bagi diplomasi digital, dimana penerapannya merambah di kalangan pemerintah hingga di tataran masyarakat. 

Indonesiapun untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan Konferensi Kawasan bagi Diplomasi Digital (RCDD), dengan melibatkan kalangan pemerintah, pakar dan praktisi diplomasi digital, akademisi dan lembaga think tank serta sektor swasta terkait itu.

RCDD 2019 itu mengusung “Diplomasi Digital Mengatasi Berbagai Tantangan dan Menggapai Kesempatan”, sebagai tema utama penyelenggaraannya pada 10 – 11 September 2019.

Direktur Informasi dan Media kementerian luar negeri RI, Listiana Operananta, mengatakan, RCDD akan diikuti oleh 16 negara.

“Yaitu, 10 negara ASEAN dan 6 negara Asia Pasifik seperti Selandia Baru, Jepang, RRT, India, Korea Selatan dan Australia. Akan ada menteri luar negeri, menteri seperti dari Kominfo, dan juga menteri yang mewakili diplomasi publik,” ujar Listiana saat konferensi pers, Rabu (4/9/2019), di Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Lebih Lanjut Listiana menambahkan, meski baru kali pertama diselenggarakan di kawasan Asia Pasifik, namun RCDD diharapkan akan menjadi wadah bagi negara-negara peserta untuk saling bertukar informasi dan peluang kerja sama dalam penerapan diplomasi digital.

“Jadi, dalam panel pertama yang akan dibahas adalah how to handle crisis situation. Yaitu, tentang bagaimana negara-negara ini memanfaatkan digital diplomacy alat-alat digital untuk menjalankan kegiatan diplomasinya ketika menghadapi situasi krisis. Contohnya mungkin teman-teman ingat terjadi penembakan di Chrischurch, mereka cepat sekali melakukan tindakan dengan memblok video yang beredar. Sehingga, ujaran-ujaran yang sifatnya negatif bisa dihindari. Lalu kemenlu ada SAFE TRAVEL, itukan sebuah bentuk instrumen digital diplomacy yang kita gunakan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat,” paparnya.

Sementara, selama dua hari penyelenggaraannya, RCDD juga akan diikuti dengan pameran teknologi digital yang akan diikuti oleh Unicorn Indonesia, start-ups dan mitra potensial.

Pada pameran tersebut  kementerian luar negeri bekerja sama dengan badan ekonomi kreatif (Bekraf).

Listiana Operananta menyatakan, RCDD juga akan menghasilkan suatu dokumen yang disebut sebagai “Pesan Jakarta bagi Kerja Sama Kawasan untuk Diplomasi Digital”, yang menitikberatkan agar negara-negara di kawasan bekerja sama seiring dengan pesatnya perkembangan diplomasi digital.

“Pesannya akan mendorong seluruh negara di kawasan bekerjasama sharing informasi, seiring dengan berkembangnya diplomasi digital,” jelas Listiana.

Sementara, menurut rencana menteri luar negeri, Retno Marsudi akan membuka langsung RCDD dan menjadi “keynote speaker”.

Selain, konferensi yang terbuka bagi umum itu akan dibagi kedalam tiga sesi panel.

Salah satu sesi panel yaitu “Debat Umum” yang akan disampaikan oleh pemerintah perwakilan dari 16 negara peserta terkait diplomasi digital. (Foto:kemenlu RI)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00