• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Komisaris Bank Lampung, Raih Gelar Doktor Pertama Dari Universitas Lampung

4 September
16:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandarlampung : Universitas Lampung (Unila) menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor dari Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Dalam ujian ini, Zaidirina, Mahasiswi S3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis dinyatakan lulus dengan hasil memuaskan, dan tercatat sebagai doktor pertama jebolan Unila.

Komisaris Bank Lampung, Zaidirina, dinyatakan lulus dalam ujian terbuka Promosi Doktor dari Program Pasca-Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang berlangsung di Auditorium Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Rabu, (4/9/2019).

Di hadapan delapan penguji yang diketuai Prof. Dr. Hasriadi Mat Akin, Zaidirina menyampaikan disertasi berjudul ‘Peran Good Corporate Governance Dalam Mengendalikan Agency Problems pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia.

Dalam ujian terbuka yang berlangsung selama hampir dua jam ini, Zaidirina secara gamblang menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh penguji internal maupun eksternal.

Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Hasriadi Mat Akin, M.P mengatakan, ujian promosi dalam meraih Doktor merupakan gelar Doktor pertama di Unila.

“Ini gelar Doktor pertama yang dilahirkan Unila,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. Zaidirina mengatakan, sesuai disertasi yang diajukan, Good Corporate Governance atau tata kelola yang baik dalam suatu perusahaan sangat penting, untuk meminimalisir penyimpangan-penyimpangan yang akan terjadi.

“Tata kelola yang baik dalam suatu perusahaan harus diimplementasikan di seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang ada di Indonesia,” paparnya.

Ujian terbuka dipimpin Prof. Dr. Hasriadi Mat Akin, sebagai Ketua Penguji, didampingi Penguji Eksternal Dr. Supriyadi, M.Sc, dari Universitas Gajah Mada, Penguji Internal Prof. Dr. Mahatma Kutafeksi, Ketua Prodi Doktor FEB Unila, Dr. Toto Gunarto, Dekan FEB   Prof. Dr. Satria Bangsawan, Promotor Prof. Dr. Lindrianasari, dan Ko Promotor, Dr. Ernie Hendrawaty, serta Dr. Ayi Ahadiat

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00