• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji 2019

Wagub Papua Barat Jamin Keselamatan Jemaah Haji saat Tiba di Tanah Papua

2 September
14:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Makassar : Rasa suka cita menemani prosesi penerimaan Jemaah Haji Kloter 20 Debarkasi Makassar. Pasalnya, dari 450 Jamaah Calon Haji (JCH) yang berangkat ke tanah suci, hanya 448 jemaah haji yang kembali ke tanah air.

Dua jemaah asal Papua Barat yang meninggal dunia di Arab Saudi tersebut atas nama Kaspan Jasmin Hambiyah dan Miskiyah Somiran Toijoyo asal Kabupaten Sorong, di mana didoakan secara bersama-sama oleh jemaah haji di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Senin, (2/09/2019).

Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani di depan ratusan jemaah haji menegaskan seluruh jemaah bisa kembali sesuai jadwal. Orang nomor dua di Papua Barat tersebut memastikan keamanan seluruh warga Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Jawa yang tergabung dalam Kloter 20 ini,  kembali ke tanah Papua dengan aman.

“Seluruh jemaah kembali sesuai jadwal yang telah ditentukan, apalagi jemaah haji asal Sulsel. Insya Allah mereka kembali dalam keadaan kondusif.  Silahkan kembali, mereka bisa kembali dengan tenang karena Papua Barat sudah kondusif,” tegas Lakotani.

Mohammad Lakotani sangat berharap seluruh jemaah haji asal Sulsel dan Jawa, bisa secepatnya kembali ke tanah Papua, agar roda perekonomian di daerah yang dinahkodainya berjalan dengan baik.

“Selama ini kekeluargaan kita di Papua terjalin dengan baik. Apa yang terjadi kemarin itu tidak bisa merepresentasikan warga Papua secara keseluruhan. Jadi kami berharap warga Sulsel dan Jawa yang sudah berdomisili di sana dengan usaha jualan dan lain sebagainya bisa kembali segera agar perekonomian tetap berjalan,” tutupnya.

Jemaah haji Kloter 20 Debarkasi Makassar ini berasal dari 5 daerah di Papua Barat, yakni Manokwari, Sorong, Kaimana, Tambrau, dan Maybrat. Masuknya Jemaah haji Papua Barat Kloter 20 ini, maka jumlah total jemaah haji yang sudah kembali ke tanah air melalui Debarkasi Makassar yaitu 8.964 orang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00