• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Keripik Saree, Oleh-oleh yang wajib Dibeli Saat Melintas jalan Medan-Banda Aceh

1 September
23:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kota Jantho : Belum lengkap rasanya jika melintas jalan Medan Banda Aceh tanpa membawa pulang oleh-oleh keripik Saree. 

Pusat jajanan oleh-oleh ini berada di jalan Medan Banda Aceh tepatnya di Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar Aceh. 

Di sini, banyak terdapat pedagang keripik ubi, namanya dikenal keripik Saree. Selain keripik Saree, di sini juga bisa ditemukan oleh-oleh lain, diantaranya adalah tape ubi, keripik ketela, keripik pedas, dan masih banyak lagi oleh-oleh yang bisa anda bawa pulang. 

Para pedangan keripik ini menjajakan dagangannya selama 24 jam karena banyak angkutan bus yang membawa penumpang hingga tengah malam. Banyak penumpang yang singgah hanya untuk beristirahat atau juga berbelanja oleh-oleh. 

Burhanudin salah satu pedagang keripik Saree mengatakan, keripik yang dijualnya adalah hasil produksi lokal yang diolah sendiri. 

"Jadi kita langsung menggorengnya di sini, setelah itu dikemas dan dijual. Ada beragam pilihan rasa yang bisa dibeli," kata Burhan, Minggu (1/9/2019). 

Dia mengungkapkan, untuk menjalankan bisnisnya ini, dia memperkejakan sejumlah karyawan. "Mereka ada yang memotong keripik, mengolah dan mengupas kulitnya hingga pada tahap penggorengan," ujarnya. 

Menurut Burhan, keripik Saree memiliki rasa yang berbeda dengan keripik lainya. Rasa yang gurih dan rapuh menjadi salah satu alasan oleh-oleh ini wajib dibeli. 

Harganya pun bervariasi, ada yang Rp 5 ribu perbungkus ada juga yang paket besar. Pembeli juga bebas bisa membeli berapa saja. 

Burhanudin sudah berjualan keripik lebih dari 20 tahun. "Jadi bahan bakunya (ubi) juga dari Saree. Jadi semua serba bahan lokal, tidak ada memakai bahan dari luar," kata Dia. 

Jadi, kalau lewat di kawasan Saree jangan lupa untuk singgah beli oleh-oleh keripik. Selain untuk mengganjal perut anda di perjalanan, juga bisa sebagai oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. (Foto: Ist)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00