• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji 2019

Wafat di Madinah, Sucipto Disholatkan Bersama Jemaah Masjid Nabawi

31 August
10:51 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pekanbaru : Innalillahi waiina ilaihi rojiun, lagi kabar duka datang dari tanah suci. Telah meninggal Jemaah Kloter 20 BTH atas nama Sucipto Yasmo Harjo bin Yasmoharjo dalam usia 80 tahun di RS Al-Anshor Madinah pada hari Jumat tanggal 30 Agustus 2019 pukul 14.52 WAS atau pukul 19.00 WIB.

Sucipto merupakan jemaah Asal Kabupaten Kuansing yang beralamat di Jalan Kuantan Sako RT 05/RW II Kuantan Sako Logas Kuantan Singingi.  

“Semoga Allah ampuni dosa dosanya dan diangkat disisi orang yang diberi petunjuk dan menjadi Ahli Syurga. Aamiin ya Kariim dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran oleh Allah swt”,  ucap Ketua kloter BTH 20 Anasri Nurdin melalui pesan WhatsApp, Sabtu (31/8/2019).

Menurut Anasri, jemaah asal Kuansing ini sejak sebelum keberangkatan memang sudah di mendapatkan perawatan intensif dari dokter di EHA. Sucipto berangkat ke tanah suci didampingi istri dan anaknya Ari bin Sucipto bersama menantunya.

Ia tetap bersemangat berangkat meski harus menggunakan kursi roda. Informasi dari TKHI kondisi kesehatan Sucipto begitu sampai di Mekkah memang tidak begitu stabil.

Dokter Rudi mengatakan jemaah tersebut terkena low imtach, dalam arti lemah karena asupan kurang.

"Itulah mengapa, selama di Mekkah Sucipto mendapatkan perhatian khusus dari Tim TKHI dan TPHI/TPIHI begitu juga tim TPHD/TKHD," katanya.

Namun demikian, Sucipto tidak dirujuk karena ditemukan hasil diagnosa tekanan darah normal, pernapasan normal bahkan asupan udara ke otak juga normal.

“Memang diberi infus untuk antisipasi tidak mau makan beliau”, kata Anasri mengulang yang disampaikan dokter Rudi.

Bersyukur dalam kondisi lemah Sucipto diketahui tetap mengikuti rangkaian puncak ibadah di Armuzna walau lemah. Selama di Mina tanggal 12 Agustus Sucipto sempat dirujuk ke RS Alwahdi Mina.

“Dirujuk pagi, sorenya beliau sudah bisa kembali ke tenda berkumpul dengan jemaah lainnya, hingga sampai kembali ke Mekkah”, imbuh Anasri.

Begitu pula untuk thawaf ifadah Sucipto didorong anaknya langsung sembari dibimbing  oleh TPIHI H Muharom, hingga bisa sempurna hajinya.

Namun takdir berkata lain. Sangat tenang beliau menghembuskan nafas yang terakhir pukul 14.52 WAS atau setara pukul 19.00 WIB malam ini di Indonesia pada hari Jumat tanggal 30 Agustus 2019.

“Alhamdulillah almarhum Sucipto bisa dishalatkan di Mesjid Nabawi ba'da Maghrib dan kuburkan di pekuburan  Baqi di samping Pagar Mesjid Nabawi”, jelas Anasri lagi.

Terakhir, yang patut disyukuri hampir semua jemaah kloter 20 BTH ikut menyalatkan Almarhum Sucipto.

“Selamat jalan pak Sucipto kami semua mendoakanmu menjadi haji yang mabrur dan diterima di sisi Allah swt. Aamiin”, harapnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00