• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Amankan Kapal Bermuatan Bawang Merah Ilegal di Perairan Aceh, Petugas Juga Temukan 25 Bungkus Sabu

25 August
16:30 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Kapal patroli Bea Cukai 30005 BKO Kanwil Banda Aceh  menangkap dua kapal jenis kargo kayu yang membawa muatan bawang merah tanpa dilengkapi dokumen.

Kapal kargo tersebut berlayar dari Penang, Malaysia dengan tujuan ke Provinsi Aceh, tepatnya ke Kuala Cangkoi, Aceh Utara.

Kepala Seksi Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh Triyanto mengatakan, kapal tersebut ditangkap pada Rabu (21/8/2019) lalu.

"Pada hari Rabu tanggal 21 Agustus 2019 KP. BC 30005 melaksanakan patroli rutin di perairan pantai timur Aceh. Pukul 07.30 WIB saat melaksanakan patroli KP. BC 30005 melaksanakan pemeriksaan di ± 25 Nm dari Ujung Jambo Aye terhadap KM. Chantika dan KM. Alif yang  membawa muatan bawang merah tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah," jelas Triyanto, Minggu (25/8/2019).

Selanjutnya kata Triyanto, kedua kapal tersebut diamankan ke pelabuhan umum Kreung Geukueh Lhokseumawe.

"Pada hari Kamis tanggal 22 Agustus 2019 sekira pukul  09.30 WIB setelah dilaksanakan pemeriksaan terhadap kedua kapal tangkapan dan muatannya oleh pihak Bea Cukai, dalam penggeledahan, di atas KM. Alif ditemukan narkoba jenis sabu sebanyak 25 bungkus di dalam tas hitam," katanya.

Dia menyebutkan, kapal KM Chantika yang berbendera Indonesia itu, membawa 4 ABK. Sementara kapal KM Alfi membawa 2 orang ABK. Saat ini petugas juga mengamankan ABK, pemilik kapal dan juga pemilik barang bukti.

"Dari kapal KM Chantika diamankan barang bukti kurang lebih 40 ton bawang merah ilegal. Sementara dari kapal KM Alif diamankan 25 ton bawang merah ilegal dan 25 bungkus narkotika jenis sabu," ujarnya.

Saat ini kapal tangkapan, nakhoda dan ABK beserta barang bukti dilakukan proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak Bea Cukai sedangkan barang bukti narkoba jenis sabu akan diserahkan kepada pihak Sat Narkoba Polres Lhokseumawe guna proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, Wakil Direktur Narkoba Polda Aceh AKBP Heru Suprihasto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait kasus penyeludupan sabu lintas negara ini.

"Masih kita dalami dan kita kembangkan," ujar Heru saat ditanyai RRI. (Foto: Ilustrasi)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00