• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Gagas Wakaf Produktif Umat

24 August
23:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) menggagas wakaf produktif. Ini dinilai sebagai upaya menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

Menurut Ketua KPMI Koordinator Wilayah (Korwil) Surabaya Nanang Kosim banyak dari masyarakat maupun pengusaha yang belum paham wakaf produktif. Padahal jika hal itu dapat di implementasikan bisa sebagai upaya berkelanjutan kesejahteraan umat.

"Wakaf bila digerakkan banyak manfaatnya. Istilahnya kita tidak berbisnis kita dorong saling bersinergi.Wakaf produktif bisa dikatakan unit usaha dan akan terus mengalir," ungkap Nanang Kosim dalam Gala Dinner dan Talkshow di salah satu hotel di Jalan Darmo Surabaya, Sabtu (24/8/2019) malam.

Kosim menambahkan wakaf produktif telah terbukti mampu menjadi instrumen kesejahteraan. Sebab model wakaf produktif bukan hanya sekedar pembangunan fisik bangunan namun ada aktivitas pengumpulan wakaf yang bermanfaat.

"Kalau dulu wakaf produktif untuk bangunan dan sebagainya, ini akan terus tumbuh dan dikembangkan," terangnya.

KPMI lanjut Nanang akan terus berupaya memberikan sumbangsih kepada umat. Tidak hanya dakwah dengan berbagai kajian Fiqh Muamalah maupun kajian Tauhid, kegiatan seputar entrepreneurship, usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah, dan startup juga dilakukan.

"Kita ada kelas Properti, Bengkel Bisnis, Ngobrol Bisnis, kelas Internet Marketing, networking hingga kelas ekspor," ujarnya.

Ketika disinggung terkait sinergisitas yang terjalin antar Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, Nanang mengakui banyak anggota yang masih belum memiliki jaringan yang luas dampaknya bisnis yang dikembangkan kurang berkembang dan maju

"Kami ingin agar pengusaha muslim bisa semakin berkualitas. Sejauh ini kami masih kurang sinergi dan kurang networking (jaringan), katanya.

Dia berharap, dari kegiatan yang digelar ini muncul banyak gagasan yang bisa dijadikan pijakan agar pengusaha muslim bisa lebih berdaya. 

"Di acara ini kami mengundang sebanyak 100 pengusaha. Usaha mereka beragam. Mulai dari jasa hingga perdangangan. Skala usahanya juga macam-macam," terangnya.

KPMI dibentuk pada 2010 lalu di Bogor. Organisasi ini didirikan sejumlah pengusaha muslim yang memiliki keinginan kuat menyebarluaskan ilmu tentang bagaimana pengusaha muslim melaksanakan dan mengelola usahanya sesuai syariat Islam. 

Saat ini anggota KPMI tersebar di 42 Korwil di seluruh Indonesia. Anggota KPMI yang terdaftar berjumlah puluhan ribu orang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00