• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Wapres Ma'ruf Amin Tegaskan NKRI dan Pancasila Adalah Kesepakatan Bangsa Ini

24 August
21:17 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Wakil Presiden terpilih Republik Indonesia Prof. Dr. KH Maruf Amin menegaskan, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati. Kiyai Maruf juga menyebutkan bahwa Pancasila yang ada saat ini, merupakan sistem yang sudah sesuai dan merupakan sebuah ideologi negara yang sudah dikesepakati bersama elemen bangsa ini.

Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan Majelis Munajat Indonesia Berkah Kabupaten Subang di Masjid Al Muhajirin Compreng Subang, Sabtu (24/8/2019).

Kunjungan Wapres terpilih ini sekaligus juga meresmikan Pondok Pesantren Putri dan Tk Daarus Syifa, Compreng.

"Sistem yang ada sekarang ini sudah menjadi kesekapatan kita bersama sebagai elemen bangsa, tidak boleh itu diganti, begitupun soal NKRI, yang sudah menjadi harga mati, dan tidak bisa ditawar-tawar lagi," ujar KH Maruf Amin kepada wartawan disela-sela kunjungannya di Subang, Sabtu (24/8/2019).

Ia mengatakan, keutuhan dan persatuan bangsa harus terus dijaga. Dia juga mengajak warga untuk menghindari provokasi yang dapat merusak keutuhan bangsa dan kebhinekaan bangsa ini, yang tidak dimiliki bangsa lain, dan harus terus terjaga kerukunannya.

“Persatuan dan kesatuan itu kunci keberhasilan dalam pembangunan Indonesia,” ucapnya.

Maruf Amin juga mengucapan terimakasih kepada Warga Subang yang pada pelaksanaan Pilpres lalu, pasangan Jokowi-Maruf Amin dapat menang di Subang.

“Terimakasih pada warga Subang, kemarin disini presentasenya itu tinggi. Di Jabar juga sebetulnya bukan kalah, tapi belum menang,” kata Maruf Amin.

Bahkan, Kiai juga sempat tak segan untuk menjawab terkait pertanyaan dari salah seorang warga masyarakat Subang, terkait penampilan pakaian khas seorang kiai dengan pakaian kokok dan sarung, serta sorban dan peci hitam yang terus melekat sampai saat ini, jika sudah resmi dilantik menjadi Wapres nanti.

"Itu gimana nanti ya, In Syaa Allah,” tegas Rais Aam PBNU ini.

Sementara itu, Ketua Majelis Munajat Indonesia Kab. Subang KH Tasyrifien menuturkan, kedatangan sosok KH Maruf Amin yang juga merupakan guru nya sangat dinantikan warga Compreng maupun dirinya secara pribadi. Apalagi saat ini statusnya tidka hanya seorang ulama, namun sebagai Wakil Presiden terpilih.

“Saya itu muridnya beliau, pernah ngajar juga di Pondoknya beliau. Kedatangan kesini sebetulnya dalam kapasitas Pak Kiyai sebagai Dewan Penasihat Majelis Munajat Indonesia Berkah,” bebernya.

KH Tasrifien juga mengajak pada warga di Compreng maupun di Subang untuk melupakan gejolak-gejolak politik beberapa waktu lalu. Sebab saat ini menurutnya, sudah tidak ada lagi 01 dan 02, namun yang ada adalah kita bersaudara satu bangsa satu tanah air.

“Tidak ada lagi itu, yang itu 3, apa? Persatuan Indonesia,” jelasnya.

Dalam kunjungan Silaturahmi ini turut juga hadir Ketua MMIB Pusat KH Usamah Hisyam, KH Abah Roudl Bahar, KH Ushfuri Anshor, serta Fokropimda Kabupaten Subang yakni Bupati Subang H. Ruhimat, Dandim 0605 Subang, Kapolres Subang, Danlanud Suryadarma Kalijat, serta Jemaah dan warga disekitar Kecamatan Compreng Kabupaten Subang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00