• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Dewan Adat Protes Pakaian Adat Gorontalo Dimodifikasi

24 August
15:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Gorontalo: Baju Adat Gorontalo (Biliu) yang menjadi Viral di Media sosial banyak ditanggapi oleh masyarakat Gorontalo termasuk Tokoh Budaya ataupun Duango Adati Lo Hulantalo.

Sekjen Dewan Adat Gorontalo, Alim Niode ketika dimintai tanggapan beredarnya foto di Medsos seorang gadis  yang menggunakan Baju Adat yang atributnya tidak sesuai, menjelaskan Baju adat yang digunakan oleh seorang gadis yang bukan asli Gorontalo ini tidak senonoh dan dinilai pelecehan adat di Gorontalo,pasalnya perangkat baju adat ini tidak seutuhnya di gunakan bahkan sebagian tubuhnya terlihat.

“Baju adat Gorontalo yang digunakan oleh gadis yang di Medsos ini dinilai pelecehan Adat Gorontalo,   Baju adat Gorontalo menunjukan jati diri masyarakat Gorontalo yang berfilosofi adat bersendi sarah, sarah bersendikan Quran dan ini bertentangan dengan adat Gorontalo,” tegas Alim Niode, Sabtu(24/8/2019).

Alim Niode, apabila ada lembaga yang menggunakan adat Gorontalo baik yang dipinjam dan yang digunakan oleh seseorang  sebaiknya meminta izin kepada masyarakat gorontalo lewat pemerintah, agar bisa dimaknai dan di mengerti baju adat yang digunakan  artinya apa,karena baju adat Gorontalo semuanya mempunyai makna dan arti sendiri.

“Dinas yang  terkait sebaiknya peka terhadap hal ini,kejaidan tersebut sudah yang kedua kalinya dan ini tidak bisa di biarkan, sangat miris bila ini terjadi berulang kali dan pelaku harus bertanggung jawab”Kata Alim yang juga tokoh Budayawan.

Dengan peristiwa ini Dewan Adat di Gorontalo akan melakukan sidang pleno dan memberi keputusan terhadp kejadian ini, Perisitwa ini bukan saja Perisitwa ini bukan saja terkait adat namun juga moral masyarakat di Provinsi Gorontalo. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00