• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Kemenristekdikti Dorong KST Ikut Lahirkan 3.500 Technopreneur Baru

22 August
22:18 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Pemerintah akan mendorong Kawasan Sains dan Teknologi (Science Techno Park/KST) melahirkan lebih banyak perusahaan pemula berbasis teknologi (technopreneur) untuk ikut berkontribusi dalam target penumbuhan 3.500 technopreneur atau startup untuk semua kementerian dan lembaga seperti yang tercantum dalam Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Hal itu disampaikan Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kemal Prihatman dalam media gathering bertema "Pengembangan Kawasan Sains dan Teknologi" di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (22/8/2019) siang. 

"Dari sana (KST-red) diharapkan muncul pelaku-pelaku usaha baru, dan dengan keberadaan pelaku usaha baru ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa," kata Kemal. 

Kemal mengatakan, target penumbuhan startup pada RPJMN 2020-2024 tersebut jauh lebih tinggi dibanding target periode pemerintahan sebelumnya, yakni 1.200 startup pada RPJMN 2015-2019. Dan target RPJMN 2015-2019 tersebut telah tercapai.

Namun, target 3.500 technopreneur tersebut dapat berubah atau tetap tergantung pada penetapan RPJMN 2020-2024.

Kemal menuturkan, program penguatan inkubator mendukung KST menciptakan technopreneur muda, di mana dalam program tersebut para pebisnis pemula itu diberikan dukungan diantaranya pendampingan, penguatan dari sisi pengelolaan bisnis, penguatan secara teknis, manajemen bisnis dan pengembangan produk usaha.

Ke-3.500 technopreneur tersebut adalah mereka yang nantinya memiliki bisnis yang sudah berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan.

Dari 350.000 calon technopreneur, maka setidaknya dapat diperoleh 10 persen dari total atau 3.500 technopreneur. Namun, mencari calon-calon technopreneur tersebut tidaklah mudah. Untuk itu, Kawasan Sains dan Teknologi berperan untuk mengakselerasi terciptanya technopreneur atau perusahaan pemula (startup) berbasis teknologi melalui proses inkubasi yang diberikan kepada calon technopreneur untuk membina mereka menjadi pelaku usaha yang berhasil.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00