• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Fokus Tangani Kasus Dugaan Suap Jaksa Terkait OTT Yogyakarta

22 August
17:37 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pihaknya hanya akan fokus pada penanganan perkara terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (KPK). Pernyataan Febri tersebut menaggapi pernyataan yang sebelumnya disampaikan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. 

Haryati mengatakan pihaknya hingga saat ini masih menunggu penjelasan atau arahan KPK apakah proyek pengerjaan rehabilitasi saluran air hujan (SAH) di Jalan Supomo, Kota Yogyakarta itu nantinya akan dilanjutkan atau tidak.

“Fokus KPK hanya penanganan perkara, kami nggak punya kewenangan untuk berikan fatwa atau menilai apakah proyek itu dikanjutkan atau tidak, karena ini proses penindakan” kata Febri Diansyah di Gedung KPk Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Febri menjelaskan, KPK memang tidak mempunyai kewenangan untuk menentukan terkait kelanjutan proyek itu. Menurut Febri, KPK saat ini menangani kasus dugaan suap dengan “commitment fee” sebesar 5 persen yang diduga terkait proyek rehabilitasi saluran air.

KPK sebelumnya diberitakan telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka, masing-masing seorang pengusaha bernama Gabriella dan dua jaksa sebagai tersangka. Keduanya yakni Eka Safitra selaku jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta dan Satriawan Sulaksono selaku jaksa di Kejari Surakarta.

Kasus dugaan suap ini terkait lelang pekerjaan rehabilitasi saluran air hujan di Jl Supomo Yogyakarta dengan pagu anggaran Rp 10,89 miliar. Proyek infrastruktur ini dikawal tim TP4D dari Kejari Yogyakarta, yang anggotanya antara lain adalah Eka Safitra dari Kejari Yogyakarta.

KPK menduga Eka Safitra dan jaksa Satriawan membantu Garbriella selaku Dirut PT Manira Arta Rama Mandiri untuk mengikuti lelang proyek di Dinas PUPKP. Jaksa  Eka dan Satriawan diduga telah mendapat fee secara bertahap mulai dari Rp 10 juta pada 16 April 2019, Rp 100,870 juta pada 15 Juni 2019 dan Rp 110,870 juta pada 19 Agustus 2019.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00