• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bermain Game Online Saat Jam Sekolah, Puluhan Pelajar Dihukum Hormat Bendera

22 August
14:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palembang : Lagu kebangsaan Indonesia yang dinyanyikan para siswa sekolah di lapangan Kantor Sat Pol PP Sumsel, Kamis (22/8/2019), bukan bagian dari kegiatan upacara bendera, tapi tidak lain karena hukuman yang harus mereka jalani karena berkeliaran diluar jam sekolah. Mereka harus berdiri tegak menghadap bendera merah putih ditengah terik matahari.

Sebanyak 62 orang siswa mulai dari tingkat sekolah dasar hingga SMU terjaring oleh petugas gabungan Sat Pol PP, Dinas Diknas dan Biro Hukum Pemprov Sumsel dalam operasi penertiban pelajar diluar sekolah pada jam pelajaran yang dilakukan dikawasan Puncak Sekuning, Kambang Iwak, Sekip dan Celentang Palembang.

Sebagian besar pelajar dipergoki petugas sedang berada di warnet dan tempat penyewaan game online. Kedatangan petugas yang tidak disangka tak ayal membuat mereka terkejut. Sebagian mencoba untuk kabur atau bersembunyi, namun dengan sigap petugas mengamankan para pelajar.

Kasat Pol PP Provinsi Sumatera Selatan, Aris Saputra, mengungkapkan, banyaknya pelajar yang terjaring patut dianggap sebagai hal yang memprihatinkan. Selanjutnya, dirinya meminta kepada orang tua untuk pihak sekolah untuk lebih memperhatikan anak-anak dan siswanya.

“Hari ini hanya beberapa titik saja, ternyata hasilnya 62 orang dengan beberapa menit operasi. Ini membuat kita sangat miris dan merasa perlu untuk diberikan perhatian khusus terutama bagi para orang tua dan masyarakat pendidikan,” ujar Aris kepada wartawan usai memberikan pengarahan kepada para pelajar.

Menurut Aris, penertiban yang dilakukan merupakan implementasi dari Perda No Tahun 2017 Pasal 55 dan 56 yang mengatur tentang ketertiban pelajar. Pelajar yang terjaring di data oleh petugas dan diberikan pembinaan sebelum dikembalikan kepada pihak sekolah. Tidak hanya menertibkan para pelajar yang bolos saat jam pelajaran, selanjutnya Sat Pol PP juga menyatakan akan menertibkan usaha warnet dan game online yang membuka usahanya pada jam sekolah.

“Warnet dan tempat penyewaan game online yang saya kunjungi tadi akan saya berikan surat peringatan keras agar tidak lagi buka pada jam sekolah, terutama warnet yang berolakasi dekat sekolah. Razia seperti ini akan secara rutin kami lakukan,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00