• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Pengguna Sabu di Baubau Ditangkap Satres Narkoba

22 August
13:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Baubau : Satuan Reserse Narkoba, Polres Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menangkap seorang pengguna narkoba jenis sabu yang melakukan transaksi dengan cara tempel. 

Kasubag Humas Polres Baubau Iptu Suleman, Kamis (22/8/2019) mengatakan, penangkapan pelaku yang diketahui berinisial MH alias F umur 39 tahun beralamat di jalan La Ode Boha, Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau itu berwal dari informasi masyarakat bahwa akan dilakukan transaksi di sekitar jalan Pahlwan, Kelurahan Bukit Wolio Indah. 

“Atas informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dan dilakukan pemantauan disekitar lokasi. Dan pada Jumat 16 Agustus jam 16.00 Wita pelaku mengambil pembungkus biskuit briket yang disimpan di pinggir jalan,” jelasnnya. 

Lanjutnya, pada saat itu juga Polisi langsung melakukan penangkapan dan pemeriksaan sehingga ditemukan satu paket bungkusan plastik bening kecil berisi butiran kristal di dalam pembungkus biskuit tersebut. 

“Setelah ditimbang beratnya 0,43 gram. Selanjutnya pelaku bersama barang bukti langsung diamankan di Polres Baubau guna proses hukum lebih lanjut,” imbuhnya.

Sementara itu Kanit 1 Res Narkoba Polres Baubau Aipda Haeruddin mengaku pelaku merupakan Target Operasi (TO) anggota kepolisian. 

“Kalau menurut dia (pelaku) sudah jadi pemakai aktif dari tahu 2014. Kalau ada barang (sabu) dalam seminggu dia bisa pakai 1-3 kali,” tambahnya. 

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu 1 paket bungkusan plastik bening kecil berisi butiran kristal sabu seberat 0,43 gram, 1 lembar bukti transfer pembelian, 1 potong pipet sendok sabu, 1 pembungkus biskuit briket, 5 lembar plastik bening kecil kosong, dan 1 buah HP. 

Saat ini pelaku dan dan barang bukti telah diamankan di Polres Baubau. Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 subs pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00