• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Jenazah Lia Yulrifa Dipulangkan ke Nagan Raya

22 August
10:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Jenazah Lia Yulrifa (25), gadis cantik yang ditemukan tewas gantung diri di kontrakannya yang berada di Desa Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar pada Rabu (21/8/2019) siang, telah dibawa pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Nagan Raya. 

Diketahui, mahasiswi fakultas pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh itu warga Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. 

Jenazah dijemput langsung oleh pihak keluarga. Jenazah dibawa pulang ke kampung halamannya di Nagan Raya dengan menggunakan mobil ambulans RSUD ZA Banda Aceh. 

Kapolsek Krueng Barona Jaya Iptu M. Hasan membenarkan, bahwa jenazah korban telah dibawa pulang ke kampung halamannya malam tadi. Jenazah korban dijemput langsung oleh orang tua korban dan didampingi sejumlah pihak keluarga lainya. 

Kata Hasan, jenazah korban telah divisum di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. 

"Setelah ditemukan di kontrakannya, lalu jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUDZA untuk dilakukan visum," kata Hasan, Kamis (22/8/2019). 

Dia menyebutkan, berdasarkan kesepakatan pihak keluarga, jenazah korban tidak dilakukan autopsi. "Hanya visum, tidak dilakukan autopsi karena berdasarkan permintaan keluarga. Tapi dibuat surat pernyataan antara pihak keluarga agar tidak terjadi persoalan dikemudian hari," ujarnya. 

Hingga kini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Diduga korban meninggal dunia akibat gantung diri. 

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, dikejutkan dengan penemuan seorang mahasiswi yang tewas gantung diri di rumah kos-kosan yang berada di Lorong Tgk. Diteupin, Dusun Puklat pada pukul 13.00 WIB, Rabu (21/8/2019). 

Mahasiswi tersebut bernama Lia Yulrifa warga Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh ditemukan oleh teman kosnya bernama Putri Eliza (19) dalam keadaan tidak bernyawa. Korban gantung ditemukan gantung diri dengan menggunakan kain jilbab di kusen pintu kamarnya. 

Dari kamar korban juga ditemukan sepucuk surat terakhir yang diduga dituliskan oleh korban. Surat tersebut isinya permintaan maaf kepada orang tuanya dan kepada seorang pria bernama Hendra. Pria tersebut diduga adalah kekasihnya. 

Menurut saksi yang pertama kali menemukan korban, diketahui korban akan menikah pada tanggal 23 Agustus 2019. Namun belum diketahui secara pasti mengapa korban mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00