• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

PAW Masih Berproses Di KPU, Hemas Tetap Terima Gaji DPD

22 August
00:15 2019
0 Votes (0)

BRN, Jakarta : Pergantian antar waktu (PAW) bekas Senator asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas masih berproses di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI).

Meski sudah resmi diberhentikan dalam rapat paripurna pada Maret lalu, dia tetap mendapatkan gaji dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD, Reydonnyzar Moenek menegaskan, menyikapi hasil rapat paripurna DPD RI itu, pihaknya pun mengirimkan surat resmi ke Ketua KPU RI. Isinya yakni tentang pergantian antar waktu (PAW). Surat tertanggal 29 Maret 2019 itu bernomor AB.04.00/695/DPD-RI/III 2019.

"Surat (PAW) itu dasar hukumnya jelas, menindaklanjuti perintah Undang-Undang Nomor 17 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3),” ujar Reydonnyzar dalam keterangan pers di Kantor BK DPD, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Nah, karena masih berproses di KPU RI, tambah pria yang akrab disapa Donny ini, Sekretariat Jenderal (Setjen) DPD RI pun masih memberikan gaji kepada Hemas. Sebab, menurut dia, hak tentang itu dilindungi Pasal 26 ayat (5) Peraturan DPD Nomor 3 Tahun 2018 tentang Tata Tertib.

“Pasal 26 ayat (5) berbunyi, Apabila Presiden belum meresmikan pemberhentian anggota setelah 14 hari sebagaimana dimaksud pada ayat (4), anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak boleh mengikuti kegiatan DPD tanpa mengurangi hak administratifnya," jelasnya.

"Jadi, bedakan kapan seseorang itu diberhentikan secara tetap dan tidak memenuhi hak-hak nya. Kami taat pada aturan,” lanjutnya.

Tak lupa, Donny pun menyerahkan tentang proses pemberhentian Hemas sepenuhnya kepada KPU RI.

"Surat susah disampaikan ke Ketua KPU. Sekarang proses sudah disana," tukasnya. (Foto: Ant)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00