• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Penutupan Muktamar Ke 6 PKB Hasilkan Deklarasi Bali

21 August
21:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Dalam Penutupan Muktamar ke 6 Partai Kebangkitan Bangsa, sebanyak 34 DPW PKB yang berasal dari seluruh Indonesia membacakan Deklarasi Bali.  Ada sembilan poin dalam isi deklarasi Bali ini.

Deklarasi Bali ini, merupakan respon dari PKB terkait dinamika kehidupan bangsa Indonesia dan tantangan perubahan dunia yang cepat dan Masif.

"Merespon dinamika kehidupan kebangsaan Indonesia dan tantangan perubahan dunia yang cepat dan masif, PKB memandang penting hadirnya komitmen bersama di antara para simpatisan angota kader, pengurus,  para pimpinan partai di semua tingktan. Sebagai Partai nasionalis, agamis dan humanis, serta partai yang berkarater moderat, toleran dan adil , dengan berpijak pada platfom politik rahmatan lil alamin." kata Thenius Murib dari DPW PKB Papua Rabu (21/8/2019).

Berikut ini bunyi 9 Point dalam Deklarasi Bali PKB : 

Kebangsaan
Rencana mengawal dan memperkokoh Pancasila, bhinneka tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan UUD 1945 dalam komitmen berbangsa dan bernegara Pancasila dalam NKRI adalah final. Tidak ada dan tidak boleh ada ideologi yang menantang eksistensi ideologi Pancasila . Di negeri ini tidak ada tempat bagi kelompok yang akan menggoyang NKRI

Kemanusiaan global
Mendorong dan turut mempromosikan Islam nusantara dalam kancah kehidupan global sebagai solusi atas berbagai konflik dan tragedi kemanusiaan berupa atas nama agama. Sebagai negara muslim terbesar di dunia Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk terus mengkampanyekan moderasi Islam dalam rangka memperbaiki peradaban dan menciptakan tata dunia yang damai

Keberpihakan
Bekerja total dan mengabdikan seluruh wakil politiknya untuk melayani, memfasilitasi dan membela mustadh'afin yakni mereka yang lemah atau terpinggirkan akibat sistem dan kebijakan yang tidak adil dan berpihak pada rakyat. Hakikat dari politik adalah keberpihakan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan keadilan dan kemaslahatan kehidupan bagi semua anak bangsa dengan mengedepankan ekonomi kerakyatan yang adil dan produktif.

Kaderisasi 
Menuntaskan kaderisasi politik di semua lapisan masyarakat untuk memastikan terjadinya estafet dan regenerasi kepemimpinan politik yang dijiwai nilai-nilai kebangsaan, keagamaan dan kemanusiaan. Konsolidasi demokrasi dan kelembagaan politik Indonesia menjadi agenda yang terus dilakukan dan harus ditopang oleh partai yang kuat dan mengakar serta memiliki basis sosial militan ideologis dan dedikatif

Khidmat NU
Melanjutkan dan memperkuat khidmat kepada NU dan warga NU khususnya di bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia, ekonomi mikro kecil dan menengah serta agama dan kebhinekaan yang dapat harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Lebih dari tanggung jawab historis kultural dan aspiratif komitmen ini menjadi langkah nyata untuk memberdayakan basis sosial dan memperkuat kohesi sosial

SDM dan inovasi 
Mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan menggerakkan inovasi di kalangan kaum muda dan generasi milenial agar dapat bersaing dengan bangsa-bangsa yang lain sekaligus berkontribusi bagi pembangunan nasional dan kemajuan bangsa SDM dan inovasi ini menjadi nafas baru dan partai menuju modern di era revolusi industri dan teknologi digital yang bergerak sedemikian pesat.

Demokrasi inklusif 
Mentransformasikan demokrasi Indonesia menjadi demokrasi yang inklusif. Demokrasi yang menjadi alat untuk mengikis ketimpangan dan kemiskinan, demokrasi yang memberikan kesempatan kepada semua orang untuk mendapat akses yang sama atas kemajuan ekonomi dan politik secara adil termasuk untuk masyarakat marginal, kaum mustadz'afin perempuan dan anak.

Kedaulatan desa 
Mengawal dan terus memperkuat desa sebagai pilar kebudayaan bangsa dan perekonomian nasional. Kedaulatan desa harus terus diperkuat bukan saja karena desa menjadi basis sosial utama PKB, melainkan karena kesadaran bahwa desa adalah ruang hidup yang sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi kerakyatan, terawatnya kearifan Nusantara dan tumbuhnya nasionalisme.

Politik hijau
Meneguhkan PKB sebagai green party dengan mempromosikan politik yang berperspektif lingkungan sebagai prasyarat bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan berbasis pada nilai-nilai rahmatan lil alamin. Komitmen ini ditujukan untuk memastikan agar pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara adil dan ramah lingkungan untuk kesejahteraan generasi kini dan mendatang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00