• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Soroti Pembangunan RKSIA, DPRD Kota Bandung Minta Bukanya Peresmian, Tapi Pelayanan

21 August
19:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Kota Bandung, Folmer SM Silalahi, meminta agar Pemerintah Kota Bandung tidak sekedar meresmikan gedung Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) saja ketika telah rampung nantinya. Hal itu dikatakan Folmer, menyikapi pembangunan rumah sakit telah mencapai 95 persen, yang direncanakan rampung pada akhir Desember 2019, dan mulai beroperasi pada Januari 2020.

“Jadi peresmian nanti bukan hanya peresmian gedung, tapi peresmian pelayanan. Karena masyarakat menganggap bangunan publik telah resmi digunakan, manakala sudah memberikan pelayanan,” ujar Folmer, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (21/8/2019).

Meskipun pelayanan dilakukan secara bertahap, Folmer tidak memersalahkan hal tersebut nantinya. Pasalnya, masyarakat Kota Bandung menunggu-nunggu adanya rumah sakit daerah yang bisa memberikan pelayanan maksimal.

“Karena ini menjadi urusan dasar yang menjadi wajib bagi pemerintah daerah, dalam hal pelayanan kesehatan. Jangan sampai masyarakat berbondong-bondong datang ke rumah sakit lain,” ucap Folmer.

Sementara Direktur RSKIA Kota Bandung Taat Tagore mengatakan, pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak Kota Bandung sudah mencapai 95 persen.

 “Sisa 5 persen tinggal tahap finishing seperti pemasangan meubel, asesoris ruangan, alat kesehatan dan sebagainya,” ujar, belum lama ini.

Rumah sakit yang memiliki luas bangunan 47.000 m² itu berdiri diatas tanah seluas 7.433 m², memiliki 500 tempat tidur dan bangunan memiliki tinggi 15 lantai termasuk 2 lantai basement.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00