• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Kunjungi Kalasan, Ini Curhatan Mahasiswa Papua kepada Anggota Komisi X DPR RI

21 August
13:49 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Sejumlah anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua dan Papua Barat, berupaya menemui mahasiswa Papua di asrama Jl. Kalasan, Surabaya. Namun sayangnya, tidak ada satupun dari penghuni yang keluar.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP, Jimmy Demianus Ijie dengan rekannya tampak turun dari mobil sesaat berhenti tepat depan pintu gerbang asrama. Namun di pintu gerbang asrama sudah bertuliskan penolakan. 

Tidak menyerah, tampak Jimmy intens menggunakan telp genggamnya untuk bertelpon, yang diperkirakan berusaha untuk menghubungi salah satu penghuni, agar bisa bertemu dan bersapa. Namun keduanya tidak berhasil masuk. 

"Kami berkomunikasi langsung dengan mereka yang dari informasi yang disampaikan mereka itu merasa perlakuan tidak adil," ujarnya, Rabu (21/8/2019).

Berdasarkan komunikasi yang disampaikan Jimmy, bahwa para penghuni asrama merasa diperlakukan tidak adil, perihal kejadian bendera merah putih jauh di selokan. Dimana sampai saat ini belum diketahui siapa yang melakukan. 

"Kan belum ditemukan siapa yang melakukan. Apakah mereka atau ada orang yang memprovokasi mereka, itu yang tidak terungkap itu juga yang memicu kekecewaan di Papua," tuturnya. 

Sebagaimana pengakuan penghuni asrama kepada Jimmy, saat peristiwa datangnya Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) datang, para penghuni tidak mau keluar, lantaran takut dan khawatir.

"Mereka kan tidak mempersenjatai diri, mereka biasa-biasa saja. Bisa datang baik-baik ngomong gitu," ceritanya. 

Meskipun hari ini tidak berhasil bertemu dengan penghuni asrama Kalasan, Jimmy akan terus berusaha agar bisa berkomunikasi dengan mereka. Pendekatan dengan cara cara adat, akan dilakukan. 

"Kami tetap mengupayakan cara-cara pendekatan adat untuk bertemu dengan mereka. Hari ini kami tidak bertemu dengan mereka bukan berarti gagal, tidak. Ini kesempatan yang tertunda saja karena kami pun datang tiba-tiba mungkin kami kembali akan mempersiapkan lagi," paparnya. 


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00