• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Aksi Damai di Biak, Polres Biak Numfor Terjunkan 200 Personel

20 August
20:31 2019
0 Votes (0)

KBRN, Biak : Kepolisian Resort Biak Numfor menerjunkan 200 personil gabungan TNI dalam mengamankan aksi damai yang digelar di kantor DPRD Biak Numfor, Selasa (20/8/2019).

Aksi damai tersebut dikoordinir Forum Peduli Kemanusiaan Biak yang  mengecam adanya intimidasi, persekusi,diskriminasi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Malang, Semarang dan Surabaya.

Massa mencapai kurang lebih 700 orang yang memulai aksi long march dari halaman Aidoram Kainkain Karkara Byak di Jalan Majapahit dan melintasi sejumlah jalan protokol, dan berakhir di Kantor DPRD Biak Numfor Jalan Sriwijaya Biak. Para peserta demo damai diterima oleh Wakil kedua DPRD Biak Numfor,Godlief Kawer dan beberapa anggota DPRD. 

Wakapolres Biak Numfor Kompol Tonny Upuya mengatakan sebanyak 200 anggota TNI Polri diterjunkan untuk pengamanan.

“Pada siang ini kami menerjunkan 20O personil dari Kepolisian dan TNI,dan sampai saat ini aksi demo dapat berjalan dengan aman, kondusif, dan berharap warga tidak terprovokasi hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmasi," ujar Wakapolres Kompol Tonny Upuya.

Dirinya juga mengajak semua pihak untuk berperan aktif menjaga kondusifitas daerah dan tidak terpancing adanya informasi yang tidak akurat melalui media sosial yang akan memecah-belah persatuan.

Sehari sebelumnya, Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap juga telah menyampaikan rasa empati dan simpati terhadap apa yang dialami mahasiswa Papua di Jawa Timur dan berharap  aparat keamanan dapat segera mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

Selain itu, Bupati Herry Ario Naap juga mengingatkan untuk menjaga kondusifitas dan untuk penyampaian aspirasi dengan cara elegan dan tidak anarkis.

Aksi demo damai di Biak,berakhir sekitar pukul 17.00 Wit dan selama berlangsungnya long mach sejumlah pertokoan tutup dan beberapa sekolah memulangkan siswa lebih awal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00