• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Raih 7 Emas di Pra PON, Kontingen Dansa Kaltim Mendapatkan Kuota Terbanyak Menuju PON 2020

20 August
14:22 2019
1 Votes (5)

KBRN, Samarinda: Tim dansa Kaltim mendapat kuota maksimal pada PON XX/2020 di Papua mendatang. Hasil ini tak lepas atas prestasi usai meraih 7 medali emas pada Pra PON yang berlangsung di Bali belum lama ini.

Ketua Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kaltim Tri Murti Rahayu mengatakan, dansa Benua Etam mendapat kuota 7 couple/pasang atau keseluruhan 14 atlet. Kuota yang sama juga diraih tim DKI Jakarta yang menjadi juara Grup A dan Bali yang juara Grup C. Para juara grup ini juga bebas memilih mengikuti nomor yang akan diikuti di PON nanti.

“Tapi tidak boleh ganti nomor, tidak boleh ganti pasangan juga. Pokoknya apa yang diikuti di PON, harus sama dengan yang di Pra PON,” Jelasnya Tri Murti Rahayu (20/08/2019).

Tri sendiri mengakui persaingan di PON nanti akan lebih diperketat. Oleh karenanya, meskipun berhasil menjadi juara umum, pihak pengurus akan mengevaluasi kembali untuk persiapan menuju PON. Disinggung mengenai target di PON nanti, Tri mengatakan minimal mereka bisa mempertahankan 3 hingga 4 medali emas dari 17 nomor yang dipertandingkan.

Nomor pertandingan tersebut diantaranya Cha-cha, synchronize latin dan synchronize standart ditambah hip-hop merupakan nomor yang menjadi andalan Kontingen Benua Etam.

“Tiga nomor ini yang benar-benar kita pertahankan, syukur-syukur bisa empat ditambah hip-hop,” tambahnya.

Nantinya Kaltim akan menghadapi atlet-atlet daerah lain seperti dari DKI Jakarta serta Bali termasuk Sulawesi Utara. Menurutnya, meskipun Sulut masih berada di bawah Kaltim, namun memiliki nomor yang lebih unggul dibanding Kaltim.

Setelah Pra PON nanti, pihaknya tetap meminta kepada atlet untuk tetap latihan intensif. Saat ini sudah ada 11 atlet dansa yang namanya masuk TC Desentralisasi Mandiri. Pengprov berharap, kuota untuk TC Mandiri bisa ditambah sehingga genap menjadi 14 atlet.

Sementara agenda dalam waktu dekat ini, pengprov berencana mengirimkan atlet mengikuti kejuaraan di Kuala Lumpur yang berlangsung antara September-Oktober. Serta satu kejuaraan lain di Bangkok pada November mendatang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00