• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tunggakan Pelanggan capai Rp4 Miliar, PDAM Kubar Bentuk Tim untuk Lakukan Penagihan

19 August
15:21 2019
2 Votes (5)

KBRN, Sendawar: Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sendawar Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Untung Surapati, langsung memfokuskan upaya untuk menekan tingginya angka tunggakan Pelanggan dan Kebocoran air, sebagai langkah awal melaksanakan Program 100 hari, Pasca dilantik menjadi Direktur PDAM Tirta Sendawar, pada tanggal 24 Juli 2019.

Ia menjelaskan, jumlah tunggakan pelanggan hingga saat ini mencapai Rp4 Milyar. Sedangkan persentasi kebocoran air dikisaran 30 persen. Sehingga menggangu Cash Flow Budget (Anggaran Kas) PDAM Kubar.

“Pertama kita menekan tingginya tunggakan pelanggan kemudan tingginya kebocoran air. Karena kehilangan air inikan dari sisi ekonomi-nya akita rugi, kemudian dari sisi tingginya tunggakan pelanggan juga mengganggu cash flow kita, itu yang penting. Karena selama ini cukup tinggi, pertama kebocoran air itu 30 persen lebih, kemudian tunggakan pelanggan sekitar Rp4 Milyar. Ini yang harus kita kejar dalam 100 hari kedepan,”jelasnya kepada RRI, Senin (19/8/2019).

Tuggakan pelanggan yang cukup tinggi, mencapai anggka Milyaran Rupiah tersebut, lanjut Untung Surapati, sudah berlangsung lama, dari tahun ke-tahun. Sehingga kedepan telah dibentuk Tim, untuk melakukan penagihan, mulai bulan agustus 2019 ini.

“Ya, inikan dia berjalan setiap bulan, dari tahun ke-tahun. Maka upaya kedepan, saya sudah membentuk Tim Optimalisasi penagihan piutang kepada pelanggan. Nah ini mulai tanggal 21 Agustus ini akan jalan, untuk menagih pelanggan-pelanggan kita yang cukup tinggi tunggakannya,”lanjutnya.

Maka itu, Ia menghimbau kepada Masyarakat, agar dapat bekerjasama, dengan membayar kewajiban tepat waktu, sehingga pelayanan juga bisa maksimal dilakukan. Apalagi masih banyak daerah di Kabupaten Kutai Barat, sampai saat ini belum terlayani ari bersih.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00