• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Penyidik KPK Panggil Sejumlah Saksi Terkait Dugaan Suap dan Pencucian Uang

19 August
14:28 2019
1 Votes (5)

KBRN Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dijadwalkan memanggil sejumlah saksi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Salah satu yang dipanggil adalah Sandrani Abubakar, yang bersangkutan merupakan saudara kembar Sandrina Abubakar, istri Emirsyah Satar.

Emirsyah sebelumnya merupakan mantan Direktur Utama (Dirut) PT. Garuda Indonesia (Persero). Yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik KPK terkait kasus dugaan korupsi dan juga dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan “yang bersangkutan (Sandrani Abubakar) dipanggil KPK  dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus perkara dugaan TPPU untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar)” jelasnya di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Sementara itu, saksi Sandrani sebelumnya pernah dipanggil sekaligus diperiksa penyidik KPK pada Maret 2018. Penyidik KPK saat itu sempat bertanya kepada Sandrani terkait kepemilikan aset rumah keluarga Emirsyah.

Febri menjelaskan, penyidik KPK dalam kesempatan ini juga memanggil 2 orang lainnya sebagai saksi. Keduanya adalah Friatma Mahmud sebagai Corporate Expert PT Garuda Indonesia dan Andre Rahadian sebagai advokat Hanafiah Ponggawa & Partners seperti yang tertulis dalam jadwal pemeriksaan di KPK.

Menurut Febri, KPK juga memanggil seoranh saksi lainnya terkait penyidikan kasus dugaan suap dengan tersangka Hadinoto Soedigno, mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT. Garuda  Indonesia (Persero). 

Penyidik KPK juga memanggil seorang saksi lainnya atas atas nama Aulia untuk tersangka HDS (Hadinoto Soedigno) kata Febri. Yang bersangkutan diketahui sebagai Senior Manager Head Office Accounting PT Garuda Indonesia.

Penetapan tersangka terhadap Hadinoto dilakukan KPK sejak tanggal 1 Agustus 2019. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah pengembangan kasus yang sebelumnya menjerat masing-masing tersangka Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00