• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

7.790 Mahasiswa Baru UNNES Mendapat Materi Konservasi dan Bela Negara

19 August
13:52 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Universitas Negeri Semarang (Unnes) tekankan nilai konservasi dan bela negara kepada 7.790 mahasiswa baru angkatan tahun 2019. Para mahasiswa baru dikumpulkan di lapangan atletik kampus untuk mendapatkan materi kebangsaan dan konservasi.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa mahasiswa masa kini bukan hanya dinilai dari prestasi akademik, namun juga dari kemanfaatan kepada lingkungan dan masyarakat.

“Mahasiswa milenial bukan hanya dinilai dari prestasi akademik, namun juga kebermanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Rektor Unnes Profesor Fathur Rokhman, Senin (19/8/19).

Oleh karena itu, pada Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) dimulai sejak pagi dengan kegiatan keagamaan dilanjutkan Materi Kepemimpinan, Ideologi Pancasila, Konservasi dan pengenalan budaya serta akademik kampus.

“Kegiatan PPAK ditekankan pada pembentukan karakter, sehingga diharapkan mahasiswa bukan hanya pandai namun juga mempunyai etika dan menjadi benteng globalisasi,” ujarnya.

Profesor Fatkurahman juga menegaskan akan menindak tegas mahasiswa yang terbukti melanggar nilai pancasila dan etika bangsa Indonesia seperti radikalisme, narkoba serta pergaulan bebas.

“Bagi mahasiswa yang terlibat radikalisme, narkoba, pergaulan bebas kampus Unnes tidak segan memberikan sanksi tegas dengan mengembalikan kepada orang tuanya,” imbuhnya.

Sementara itu Profesor Fatkurahman juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi.  Dikatakan, 27 persen dari 7790 mahasiswa baru mendapat beasiswa bervariasi mulai dari pembebasan biaya uang kuliah tunggal, pengurangan sumbangan pembangunan institusi hingga pemberian uang saku per bulan.




  • Tentang Penulis

    Syamsudin

    Tak Perlu Memikirkan Kemana Akan Berlabuh, Pikirkan Saja Jalan Mana Yang Akan Ditempuh

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00